RDP DPRD Medan Soroti PT Agro Raya Mas Pasca Kebakaran

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID-Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR), BPJS Kesehatan, Tim Advokasi Sei Mati, dan perwakilan PT Agro Raya Mas, di gedung dewan, Senin (17/11) sore.

Dalam RDP, Hadi mempersilakan Tim Advokasi Sei Mati menyampaikan pendapat terkait penolakan operasional kembali PT Agro Raya Mas pasca kebakaran hebat pada 23 Juli 2025.

Perwakilan Tim Advokasi Sei Mati, Maju Simamora, menjelaskan bahwa warga menolak karena keberadaan PT Agro Raya Mas tidak memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Tidak ada satu pun warga sekitar yang dipekerjakan, dan izin usaha mereka juga tidak jelas. Limbah mencemari tambak warga sehingga banyak ikan mati. Silahkan Pemko Medan turun ke lokasi untuk membuktikannya,” keluhnya.

Baca Juga :  Kawasan Kesawan Medan Air Mati Sejak Siang, Warga Kesulitan Aktivitas

Kebakaran hebat sebelumnya juga meninggalkan trauma bagi warga sekitar.

“Bayangkan saja 17 jam warga bertahan di tengah ketakutan api menyambar rumah. Kami tidak ingin hal itu terulang, dan juga meminta agar intimidasi terhadap warga dihentikan,” pungkasnya.

Mendengar keluhan tersebut, Hadi mempertanyakan semua izin PT Agro Raya Mas, termasuk jumlah karyawan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Berapa banyak karyawan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan saat ini? Izin-izinnya juga tolong disampaikan di sini,” ucap Hadi.

Perwakilan PT Agro Raya Mas menjawab, jumlah karyawan yang terdaftar saat ini sebanyak 262 orang.

Baca Juga :  HUT ke-47 FKPPI Sumut: Sederhana Tapi Penuh Makna, 200 Paket Sembako Dibagikan

“Untuk data per November 2025, jumlahnya 262 orang. Izin usaha juga ada,” katanya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Janses Simbolon, menegur perwakilan PT Agro Raya Mas dengan nada tinggi, menyebut perusahaan “laknat” dan menyampaikan data karyawan yang tidak sesuai.

“Kalian Laknat, Laknatullah! Jangan sampaikan data yang salah, saya tahu semua datanya. Saat ini cuma 2 orang yang kalian daftarkan,” cetus Janses.

Janses menambahkan, dari awal pembangunan dirinya terlibat, namun perusahaan tidak memperhatikan warga sekitar.

“Dulu sempat ada mediasi dan janji warga sekitar akan dipekerjakan, tapi kenyataannya hanya 20 orang diterima. Kemudian dicari-cari kesalahan dan dipecat. Jadi jangan bohong,” tutupnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien
Safari Ashar Rico Waas di Silalas, Warga Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir
Walikota Medan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi
Walikota Medan Terima Audiensi Komisi Kerasulan Awam
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Kamis, 5 November 2026 - 00:13 WIB

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan

Kamis, 5 November 2026 - 00:10 WIB

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB

Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri

Rabu, 4 November 2026 - 23:57 WIB

BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien

Berita Terbaru