Aktifis Muda KAMPAK *  SE Gubsu  Tentang Pakaian Adat Berpotensi Beratkan dan Repotkan ASN*

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID – Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No.800.1.12.5/9642/2025 tentang Pakaian Dinas Harian Aparatur Sipil Negara (ASN) menuai kritik dari berbagai pihak. Ketua KAMAK (Koalisi Masyarakat Anti Korupsi)?menilai kebijakan tersebut tidak tepat dan berpotensi menambah beban ASN dan terlalu mengada-ngada.

” Ketentuan baru yang mewajibkan ASN mengenakan pakaian adat setiap hari Kamis dianggap tidak mempertimbangkan efektivitas dan kondisi ASN di lapangan. Dan menyusahkan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. belum lagi biaya untuk menyiapkan anggaran tersebut, ” tegas Muhammad Azmi Hadli pada Suarasumutonline.id Selasa (21/10).

Azmi berpendapat, menilai, surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Togap Simangunsong, tidak sejalan dengan semangat kesederhanaan, disiplin, profesionalisme, serta nilai keteladanan yang semestinya dijunjung tinggi oleh ASN seperti yang selalu di kumandangkan oleh Presiden Prabowo.

” Apa nggak cukup pakai pakaian dinas aja? Batik ada korpri ada, hitam putih ada, tak perlu lah lagi pakaian adat. Selain repot, juga ada biaya penyewaan kalau nggak punya. Belum lagu kalau ASN yang bekerja di lapangan. Banyangkan bagaimana repotnya dia dalam bekerja pakai pakaian ada, ” Tambah Azmi.

Baca Juga :  Dinkes Sumut: 325 Puskesmas Terdampak Bencana kembali Beroperasi Penuh

Menurut Azmi, selama ini pakaian dinas yang digunakan ASN rasanya sudah cukup merepresentasikan integritas dan tanggung jawab mereka dalam bekerja.

” Kalau pun pakaian dinas adat ini dibiayain sama pemerintah itu satu hal yang termasuk dalam kategori pemborosan, kita minta Gubernur Sumatera Utara agar segera membatalkan intruksi tersebut, jangan lah lagi memberatkan ASN dengan peraturan-peraturan yang gak jelas dasarnya. Kalau cinta daerah gak perlu segitunya, tunjukan prestasi di tiap daerah masing-masing,bertanggungjawab. pak Bobby selaikan saja Urusan-ururusan yang tertunda, jangan tambah beban ASN, ” Tegas Azmi.

Baca Juga :  Groundbreaking Block Petisah, Rico Waas Bangun Ekosistem Baru untuk Bangkitkan Pasar Legendaris Medan

Sebelumnya beredar surat dari Pemprov Sumut melalui surat edaran tertanggal 12 Oktober 2025 yang ditandatangani Sekda Provinsi Sumut, Togap Simangunsong, yang mengatur ketentuan baru mengenai pakaian dinas harian ASN di lingkungan Pemprovsu.

Dalam surat tersebut, ASN pria pada hari Selasa diwajibkan mengenakan kemeja lengan panjang atau pendek dengan warna bebas serta celana panjang non jeans.

Sementara pada hari Kamis, ASN diminta memakai pakaian dinas bernuansa adat daerah Sumatera Utara dengan ornamen khas dari delapan etnis, yakni Melayu, Nias, Batak Toba, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Simalungun, Batak Pakpak, dan Batak Angkola.

Kebijakan yang disebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebinekaan dan pelestarian budaya daerah ini justru menimbulkan pro dan kontra di kalangan ASN dan masyarakat.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah
BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:53 WIB

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah

Minggu, 8 November 2026 - 13:56 WIB

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Berita Terbaru