DPRD Sumut Ingatkan PTPN I Tak Gegabah Klaim 93 Hektare Lahan Warga Sampali

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Zeira Salim Ritonga, mengingatkan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional Sumut agar tidak gegabah mengklaim lahan seluas 93 hektare milik komunitas warga di Dusun IX, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tanpa didukung bukti hukum yang sah dan akurat.

Ia menegaskan, klaim sepihak tersebut berpotensi memicu konflik sosial dan perlawanan dari masyarakat yang telah lama bermukim di kawasan itu. Pasalnya, ia menilai hal tersebut sangat bertentangan dan dikhawatirkan menimbulkan perpecahan.

“Berdasarkan surat Kementerian ATR/BPN Nomor B/DI.02.02/319-100.8/V/2025 tertanggal 7 Mei 2025, lahan seluas 93 hektare di Dusun IX, Desa Sampali, dinyatakan sebagai lahan kosong. Artinya, belum ada hak yang diterbitkan atau melekat secara hukum atas lahan tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/1).

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut itu menilai pernyataan PTPN I Regional Sumatera Utara yang mengklaim lahan tersebut masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) justru memperkeruh suasana. Pasalnya, masyarakat telah puluhan tahun tinggal dan menggantungkan hidup di atas lahan tersebut.

Baca Juga :  Ketua PM USU Desak Polres dan Lapas Padangsidempuan Ungkap Asal Usul Penemuan 6,4 Kg Ganja di Lapas

Menurutnya, sebanyak 500 kepala keluarga telah menempati kawasan itu selama lebih dari 24 tahun. Warga juga memiliki bukti penguasaan fisik, mulai dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), surat keterangan tanah dari Kepala Desa Sampali, hingga keberadaan fasilitas umum seperti rumah ibadah dan sarana sosial lainnya.

“Kami terkejut. Selama puluhan tahun tidak pernah ada klaim. Tiba-tiba muncul pernyataan bahwa lahan ini termasuk HGU, tanpa pernah ditunjukkan dokumen HGU yang sah. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah ada kepentingan lain di balik klaim tersebut,” tuturnya.

Untuk itu, ia mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh atas klaim PTPN I Regional Sumatera Utara. Ia mengungkapkan adanya rumor di tengah masyarakat mengenai dugaan upaya oknum pejabat perkebunan untuk mengambil alih tanah warga dan kemudian mengalihkannya kepada pihak pengembang.

Baca Juga :  Hendra Dermawan Siregar Dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan Kadis PUPR Sumut.

Ia berharap persoalan ini tidak berlarut-larut hingga DPRD dan masyarakat harus mendatangi Kementerian ATR/BPN di Jakarta untuk meminta kejelasan status lahan.

“Pernyataan PTPN sangat bertolak belakang dengan isi surat resmi dari Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri BUMN tertanggal 30 September 2014 serta Keputusan Gubernur Sumatera Utara tertanggal 3 Agustus 2017, Perkebunan Sampali hanya memiliki satu HGU yang diterbitkan pada 19 Juni 1999 dan berakhir pada 19 Juni 2019.

“HGU tersebut tidak mencakup 93 hektare lahan yang saat ini dikuasai dan ditempati masyarakat Dusun IX Sampali,” katanya.

Atas dasar itu, ia meminta manajemen PTPN I Regional Sumatera Utara serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Deli Serdang dan Provinsi Sumut untuk lebih selektif, transparan, dan berhati-hati dalam menetapkan klaim HGU agar tidak merugikan masyarakat.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Pengangkut Kayu Pinus Masih Melintas di Simalungun, Kapolda Sumut Diminta Bertindak
Belasan Excavator Beroperasi di Sungai Bubu, Komandan Madina Desak Kapolda dan Pangdam I/BB Tindak
Alun-alun Pagar Merbau dan Sibiru-biru Deli Serdang Resmi di Bangun
Eks Kadisdik Langkat Saiful Abdi Divonis 7 Tahun Dalam Kasus Korupsi Smartboart Rp29,5 Miliat
Bupati Deli Serdang Dukung Kolaborasi FKG USU untuk Desa Binaan
Petani Sumut Gerduk Gedung DPRD Sumut, Desak Tuntaskan Konflik Agraria
LMP MBG Minta KPPG Perkuat Pengawasan Tata Kelola Dapur MBG
Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Resmi di Mekarkan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:23 WIB

Truk Pengangkut Kayu Pinus Masih Melintas di Simalungun, Kapolda Sumut Diminta Bertindak

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WIB

Belasan Excavator Beroperasi di Sungai Bubu, Komandan Madina Desak Kapolda dan Pangdam I/BB Tindak

Kamis, 24 September 2026 - 19:56 WIB

Alun-alun Pagar Merbau dan Sibiru-biru Deli Serdang Resmi di Bangun

Kamis, 24 September 2026 - 16:55 WIB

Bupati Deli Serdang Dukung Kolaborasi FKG USU untuk Desa Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 16:26 WIB

Petani Sumut Gerduk Gedung DPRD Sumut, Desak Tuntaskan Konflik Agraria

Berita Terbaru