Diky Anugrah ” Sekolah Gratis di Mulai Tahun 2026″, Aktivis Sumut, wali murid kecewa dan merasa di bohongi

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Setelah gencar pemberitaan tentang janji manis Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bahwa terhitung tahun ajaran 2025-2026 SPP siswa SMA dan SMK se Sumatera Utara gratis, namun tidak terealisasi dengan alasan klasik. Tanpa pemberitahuan bahwa hal tersebut hanya wacana, barulah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara  mengumumkan bahwa akan mulai Program Sekolah Gratis pada tahun 2026. Program ini akan dilakukan secara bertahap dan dimulai dari Kepulauan Nias terlebih dahulu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Sumut Dikky Anugerah pada konferensi pers OPD Pemprov Sumut, di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan, Rabu (17/9).

“Ini daerah (Kepulauan Nias) yang masih mendapat perhatian lebih, supaya bisa mengakselerasi pembangunan,” kata Dikky.

Program yang diberi nama Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) ini merupakan program yang memberikan pembebasan uang SMA/SMK/SLB se-Sumut. Setelah Kepulauan Nias tahun 2026, program ini akan dimulai di kawasan Pantai Barat pada tahun 2027. Dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya hingga merata ke seluruh Sumut.

“Poin pentingnya, agar orang tua anak sekolah kita tidak lagi memikirkan (biaya), meringankan beban orang tua untuk sekolah gratis,” ujar Dikky.

Baca Juga :  Kejatisu Siap Terima Tampung Laporan Dugaan Penyalahgunaan Aset Rumah Dinas Bank Mandiri

PUBG merupakan salah satu program yang masuk ke dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Provinsi Sumut, yang digagas Gubernur Sumut Bobby Nasution. Selain itu, ada beberapa program lain mulai dari Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP). Program ini hadir untuk menjaga kestabilan harga.

Hal tersebut terang saja membuat kecewa wali murid yang merasa di bohongi dan oleh Gubernur Sumatera Utara.

” Udah rame baru diumumin kalau sekolah gratis itu gak ada di Medan, cuma cakap-cakap aja. Kenapa berani kali bilang terhitung tahun ajaran 2025-2026 sekolah gratis, SPP Gratis kan jadi berharap warga masyarakat. Harusnya Kalau program ini belum matang, jangan di umumkan, ” Tegas Pangeran Siregar, salah seorang Pengiat anti korupsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika memang belum matang, harusnya di bulan Juli 2025 sudah diumumkan, bahwa sekolah gratis, SPP gratis untuk tingkat SMK, SMA dan SLB itu tidak ada. Dan Kepala Dinas Pendidikan yang terhubung langsung antara Sekolah, Siswa dan Gubernur sebagai stepholder harus mengingatkan Gubernur, bukan cuma diam menuruti perintah saja, kasih masukan.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Tertibkan Kendaraan Dinas, yang Menunggak Pajak

” Kelamaan, harusnya sejak bulan Juli sudah diumumkan kalau program itu masih mentah, masih wacana, jadi para siswa dan wali siswa tidak berharap dan terjebak sampai 3 bulan belum bayar uang SPP. Disitu anak-anak mau ujian, disitu diumumkan. Kepala Dinas Pendidikan Alexander Sinulingga juga harusnya lebih cekatan lah, sebagai pelaksanaan kebijakan Gubernur dia juga harus mengingatkan dan memberi masukan kepada Gubernur bukan diam aja. Kasih ide, pandangan, solusi dan jalan keluar kepada Gubernur, jangan diam aja nunggu perintah. Gak ada inovasinya, kritis dikit, jangan manut aja, karena takut di geser posisinya? Ciptakan apa yang berguna bagi dunia pendidikan Sumatera Utara, ” tegas Pangeran

Oleh karenanya, ia meminta, agar saat ini, Kepala Dinas Pendidikan Sumut harus mengantisipasi kejadian ini. Ini sangat merugikan siswa dan orang tua siswa. Harus ada solusi nya, jangan habis diumumkan lalu diam.

” Fikirkan juga orang tua siswa yang penghasilan yang menengah kebawah, jangan suka-suka hati saja buat pengumuman demi popularitas lalu diam. Dan kebijakan itu di gantung, ” tutupnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertahankan Tradisi Sejak 1978, Kades Paluh Sibaji Nasri Gelar Lomba Dayung Sampan Semarakkan HUT RI ke-81
Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang dan Listrik Padam di Medan
KIP Sumut Puji Langkah Kanwil Kemenag Sumut Dalam Keterbukaan Informasi
Kejari Humbahas Tahan Kades Nagasaribu Terkait Dugaan Korupsi APBDes Nagasaribu II Rp325,9 Juta
Tali Bendera Putus, Satpam UINSU Medan Panjat Tiang Saat Upacara HUT ke-81 RI
Bulog Sumut Terima Tambahan 46.000 Ton Beras hingga September 2026
Dikemas Dalam Permen, Satresesnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar 
Hasto Kristiyanto Hadiri Silaturahmi Kebangsaan PDI Perjuangan di Samosir
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Pertahankan Tradisi Sejak 1978, Kades Paluh Sibaji Nasri Gelar Lomba Dayung Sampan Semarakkan HUT RI ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang dan Listrik Padam di Medan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

KIP Sumut Puji Langkah Kanwil Kemenag Sumut Dalam Keterbukaan Informasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Tali Bendera Putus, Satpam UINSU Medan Panjat Tiang Saat Upacara HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Bulog Sumut Terima Tambahan 46.000 Ton Beras hingga September 2026

Berita Terbaru