Eks Kadisdik Langkat dan Direktur PT Bismacindo Terseret 2 Kasus Korupsi

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– Eks Kadis Pendidikan ( Kadisdik) Langkat Saiful Abdi dan Direktur PT Bismacindo Budi Pranoto kini diadili di Pengadilan Tipikor Medan karena kasus pengadaan Smartboard yang merugikan negara Rp 29,5 miliar ternyata terjerat kasus korupsi lainnya

Dilihat di Sistem Informasi Penelusuran Perkatay( SIPP) Pengadilan Negeri Medan, Jumat (7/8) terdakwa Saiful sedang mendaftarkan Pengajuan Peninjauan Kembali( PK) setelah Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung( MA) menghukum Saiful Abdi 2 tahun penjara denda Rp 100 juta subsider 1 bulan penjara.

” Memperbaiki hukuman terdakwa Saiful Abdi menjadi 2 tahun 6 penjara denda Rp 100 juta subsider 1 bulan,” ujar Majelis Hakim kasasi diketuai Soesilo beranggotakan Sigid Triyono dan Ansori dalam amar putusannya.

Baca Juga :  Hakim PN Medan Tunda Vonis Terdakwa Korupsi Dana Bos Tebing Tinggi 

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan menghukum Saiful Abdi 2 tahun 6 penjara denda Rp 100 juta subsider 6 bulan.Terdakwa Saiful Abdi terbukti melakukan kutipan terhadap peserta Penerimaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja( PPPK) di Disdik Langkat Tahun 2023.Kutipan bervariasi antara Rp 45-65 juta kepada calon peserta agar bisa lulus.

Sedangkan terdakwa Budi Pranoto juga terjerat kasus korupsi pengadaan Smartboard di Langkat yang merugikan negara Rp 29,5 miliar dan pengadaan Smartboard di Disdik Tebing Tinggi yang merugikan negara Rp 8,2 miliar.
Kedua kasus korupsi tersebut masih bergulir di Pengadilan Tipikor tahap pemeriksaan saksi.

Baca Juga :  Kepala SMAN 19 Medan di Vonis 2 Tahun dan 6 Bulan dalam Perkara Korupsi Dana BOS

Terungkap dari pernyataan Bahrun Walidin alias Baron selaku broker proyek terdakwa Budi menyuruh Baron menyerahkan uang Rp 2,5 miliar kepada terdakwa Saiful Abdi selaku Pengguna Anggaran ( PA) dan menyerahkan uang Rp 3,2 miliar kepada terdakwa Idam Khalid selaku eks Kadisdik Tebing Tinggi saat menjadi PA dalam pengadaan Smartboard di Tebing Tinggi 2023

Namun di persidangan terdakwa Saiful Abdi dan Idam Khalid membantah menerima uang dari saksi Baron tersebut.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo
Prof OK Saidin Sebut Penyadapan Ilegal Bentuk Pengkhianatan Dari Dalam
EMPAT JENDERAL SUDAH DI TETAPKAN JADI TERSANGKA PENYADAPAN
Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Darmawan Yusuf: Tidak Ada yang Kebal Hukum!
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Jumat, 6 November 2026 - 14:59 WIB

Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB