Cegah Penyalahgunaan Aliran Kepercayaan, Kejati Sumut Gelar Rakor Pakem Bersama Instansi Terkait

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Rakor Pakem) bersama sejumlah instansi terkait, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III Kejati Sumut tersebut digelar sebagai upaya memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap perkembangan aliran kepercayaan di wilayah Sumatera Utara, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan dan penyimpangan yang dapat mengganggu kondusivitas masyarakat.

Rakor dipimpin Asisten Intelijen Kejati Sumut melalui Koordinator Bidang Intelijen, Bani Imanuel Ginting, SH, MH, didampingi Kasi II Bidang Intelijen Kejati Sumut Syahri, SH, MH, Kasi V, Kasi Penerangan Hukum serta staf bidang intelijen.

Baca Juga :  Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut

Pertemuan tersebut turut dihadiri pejabat dari berbagai instansi terkait, di antaranya unsur Intelijen Kodam I/Bukit Barisan, Direktorat Intelkam Polda Sumut, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumatera Utara, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumut, Kanwil Kementerian Agama Sumut, Dinas Pendidikan Provinsi Sumut serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara.

Kejati Sumut menyebutkan, Rakor Pakem merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan sebagai Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan di Masyarakat.

Baca Juga :  Kajati Sumut Lantik Muhammad Junaidi sebagai Kajari Padang Lawas Utara

Pelaksanaan pengawasan tersebut mengacu pada Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia tentang perubahan atas Peraturan Jaksa Agung Nomor PER-019/A/JA/09/2015 tentang Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan di Masyarakat, serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak terkait menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi dalam melakukan pengawasan terhadap perkembangan aliran kepercayaan di Sumatera Utara. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang bersama Polrestabes Medan Gandeng Perangkat Desa Berantas Narkoba 
Bupati Deli Serdang Resmikan Jalan Kompos Menuju Pasar V Paya Bakung Sepanjang 
Tracing TB Terbaik Nasional, Wamenkes Apresiasi Inovasi PAS JEMPOL Deli Serdang
Edarkan 3.010 Cartridge Vape Diduga Berisi Narkoba, Pria Asal Aceh Ditangkap
Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:16 WIB

Pemkab Deli Serdang bersama Polrestabes Medan Gandeng Perangkat Desa Berantas Narkoba 

Kamis, 5 November 2026 - 11:08 WIB

Bupati Deli Serdang Resmikan Jalan Kompos Menuju Pasar V Paya Bakung Sepanjang 

Kamis, 5 November 2026 - 11:04 WIB

Tracing TB Terbaik Nasional, Wamenkes Apresiasi Inovasi PAS JEMPOL Deli Serdang

Kamis, 5 November 2026 - 11:01 WIB

Edarkan 3.010 Cartridge Vape Diduga Berisi Narkoba, Pria Asal Aceh Ditangkap

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Berita Terbaru