SIMALUNGUN, SSOL.ID– Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Simalungun resmi berdiri sendiri terpisah dari Kemenag sejak Januari 2026.
Wakil Menteri Urusan Haji dan Umrah RI dijadwalkan meninjau kantor baru tersebut pada Minggu (2/8/2026) pukul 15.00 WIB di Komplek Merantiland No. B9, Jalan Asahan Km 4.
Mandiri Sejak Awal 2026
Berdasarkan Perpres Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025, serta UU Nomor 14 Tahun 2025, kantor urusan haji dan umrah di daerah kini harus berdiri sendiri.
Di Simalungun, struktur organisasi kantor baru ini telah dibentuk dan dikukuhkan sejak akhir 2025. Kantor diresmikan oleh Kanwil Urusan Haji dan Umrah Provinsi Sumut dan dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Simalungun Bahrum, MA.
Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Simalungun dipimpin Ghozali Nasution, S.Pd., MM, dengan 7 orang staf. Kepala Sub Bagian Tata Usaha dijabat Haji Sahlan Habibi Siregar, S.Pd., MM.
Konsep “One Stop Service”
Kepala Subbag TU Haji Sahlan Habibi Siregar menjelaskan, dengan berdiri sendiri pelayanan haji dan umrah diharapkan lebih efektif, profesional, dan terintegrasi.
“Kantor ini menyelenggarakan sub urusan pemerintahan haji dan umrah. Fokusnya pada perumusan kebijakan, pelayanan haji, pengembangan ekosistem ekonomi haji-umrah, serta pengawasan dan evaluasi,” kata Sahlan di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026).
Ia menyebut konsep yang diusung adalah “One Stop Service”. Semua urusan haji dalam satu atap, termasuk koordinasi dengan Kemenhub, Imigrasi, dan Kemenkes. Namun untuk dana haji tetap dikelola BPKH secara terpisah.
Tujuan utama pemisahan ini, kata dia, untuk memperpendek birokrasi dan mencegah praktik penipuan travel umrah yang selama ini tidak terintegrasi.
Agendakan Tausyiah Bersama Jemaah
Selain meninjau kantor, Wamen Urusan Haji dan Umrah juga diagendakan menggelar tausiyah bersama jemaah haji dan hajjah keberangkatan tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026.
Kegiatan itu akan berlangsung di Masjid More 022 Pantai Timur untuk mempererat ukhuwah Islamiah dan silaturahmi.
Penulis : Nurleli
Editor : Bahrum Nasution









