400 Personel Gabungan Tim Terpadu Tertibkan PETI di Kawasan Hutan Pegagan Hilir Dairi

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI, SSOL.ID- Sebanyak 400 personel gabungan Tim Terpadu diterjunkan untuk menertibkan dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan lindung Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (31/7).

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, OPD Pemkab Dairi, Cabang ESDM, Kejaksaan Negeri, dan KPH 15 Kabanjahe tersebut dipimpin Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan. Sebelum menuju lokasi, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Kantor Camat Pegagan Hilir yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Dairi, Junihardi Siregar.

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan saat dikonfirmasi Mistar melalui telepon mengatakan masih berada di lokasi bersama tim.

Baca Juga :  Lindungi Jalan yang Ditingkatkan, Dishub Sumut Tertibkan Truk ODOL di Galang

“Ya, kami bersama tim sedang berada di bukit, di lokasi,” kata Syahril.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Dairi, Junihardi Siregar mengatakan, sasaran operasi tersebut untuk menghentikan seluruh dugaan aktivitas PETI yang sempat viral di media sosial.

“Ya, saya sedang bersama Kapolres Dairi menuju lokasi. Soal target penertiban ini menghentikan segala aktivitas dugaan PETI yang viral di media sosial. Hasilnya nantilah dilihat,” ujarnya.

Camat Pegagan Hilir, Tetap Lingga, mengatakan personel yang diterjunkan berjumlah sekitar 400 orang. Menurutnya, seluruh personel telah dibekali perbekalan masing-masing, termasuk konsumsi, karena perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar empat jam.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Kembali Bertemu Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Mistar, aktivitas dugaan PETI di lokasi yang menjadi sasaran operasi disebut sudah tidak lagi berlangsung dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, menyampaikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama seluruh pemangku kepentingan telah bersepakat membentuk Tim Terpadu untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap aktivitas dugaan PETI dan galian C tanpa izin di wilayah Kabupaten Dairi.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Binaan Camat Junaidi, Tim Bola Kasti Tanjung Mulia Juara I Festival Deli Serdang 2026
Kantor Urusan Haji dan Umrah Simalungun Resmi Mandiri, Wamen Dijadwalkan Tinjau 2 Agustus 2026
Komisi E DPRD Sumut Temukan Kondisi Panti Sosial Siantar “Darurat”, Atap Bocor hingga Anggaran Kosong
Dinas SDA Sumut Luncurkan SIPENGSUI, Platform Digital Pengelolaan Sungai Berbasis GIS
Tersangka Korupsi Penembangan Kayu Siosar Menyerahkan Diri
Dinas Kehutanan Diminta Untuk Usut Dugaan Jual Beli Dokumen Kayu Pinus di Taput di Luar Blok Tebang
Meriah! Ribuan Warga Padati Festival Buah dan Bunga 2026 di Berastagi
Walikota Tanjungbalai Ikuti Raker, RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI dan Kemendagri
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Binaan Camat Junaidi, Tim Bola Kasti Tanjung Mulia Juara I Festival Deli Serdang 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kantor Urusan Haji dan Umrah Simalungun Resmi Mandiri, Wamen Dijadwalkan Tinjau 2 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Komisi E DPRD Sumut Temukan Kondisi Panti Sosial Siantar “Darurat”, Atap Bocor hingga Anggaran Kosong

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:40 WIB

400 Personel Gabungan Tim Terpadu Tertibkan PETI di Kawasan Hutan Pegagan Hilir Dairi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Tersangka Korupsi Penembangan Kayu Siosar Menyerahkan Diri

Berita Terbaru