Evaluasi Polres Madina & Tapsel, Komandan Madina Desak Kapolda Bertindak

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SSOL.ID – Ketua Umum Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal [Komandan Madina], Robi Nasution, mengapresiasi langkah Pemprov Sumut menertibkan PETI di Kecamatan Kotanopan. Namun ia meminta aksi itu tidak berhenti di satu titik.

“Kami mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara. Tetapi penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh. Jangan sampai hanya satu lokasi yang ditindak, sementara beberapa lokasi PETI lainnya masih terus beroperasi,” tegas Robi, Kamis 2/7/2026.

Robi menyebut PETI masih aktif di Batang Natal, Lingga Bayu, Siabu, dan kecamatan lain. Ia menilai ini harus jadi bahan evaluasi APH agar pengawasan dan penindakan konsisten dan profesional.

Baca Juga :  Ahli Kaligrafi Rina Habibah Usul MTQ 2027 Harus Ada Lomba Kaligrafi Digital

Sorotan di Sungai Batang Gadis
Komandan Madina menyoroti aktivitas PETI di wilayah Sungai Batang Gadis, perbatasan Madina–Tapanuli Selatan. Beberapa bulan lalu, tim Polda Sumut pimpinan Wakapolda Brigjen Pol. Sonny Irawan sudah melakukan penertiban di kawasan itu.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas diduga kembali berlangsung. “Bahkan mencapai puluhan excavator beroperasi, sehingga ini terkesan para mafia tambang tidak takut terhadap Aparat Penegak Hukum, termasuk Polda Sumut,” ujarnya.

Desak Evaluasi Polres Madina & Tapsel
Robi mendesak Kapolda Sumut mengevaluasi kinerja Polres Mandailing Natal dan Polres Tapanuli Selatan. Menurutnya, jika PETI kembali beroperasi setelah ditertibkan, efektivitas pengawasan di lapangan patut dipertanyakan.

Baca Juga :  Wali Kota dan Ketua TP-PKK Tanjungbalai Dikukuhkan Sebagai Ayah Teladan dan Bunda Genre Kota Tanjungbalai

“Kapolda Sumut jangan tutup mata. Evaluasi aparat yang diduga lalai atau apabila terbukti terlibat membiarkan aktivitas PETI. Penegakan hukum harus menyasar seluruh pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Komandan Madina menyatakan akan terus mengawal kasus PETI sebagai bentuk kontrol sosial. Jika tidak ada tindakan nyata, mereka akan menyampaikan aspirasi langsung ke Polda Sumut.

“Penegakan hukum harus profesional dan tanpa tebang pilih agar kepercayaan masyarakat terhadap aparat tetap terjaga,” pungkas Robi.

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker
Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung
Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat
Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan
Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak
Bupati Deli Serdang Apresiasi Siswa SMPN 2 Lubuk Pakam Berprestasi Meski Kondisi Kesehatan Terbatas
Pemkab Deli Serdang Lakukan Pendataan Warga Korban Puting Beliung di Tanjung Anom
M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak

Berita Terbaru