2.001 Kepling di Medan Jadi Tumbal Target PBB, Upah Pungut Rp10,8 Miliar Ditahan Bapenda, SPPT Udah Disebar, Duitnya Mana Pak

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– Mereka ujung tombak negara di tingkat paling bawah. Jalanin SPPT ke rumah warga, sosialisasi pajak, berantem sama warga yang nunggak. Tapi giliran dapat upah? Disandera!

2.001 Kepala Lingkungan se-Kota Medan kini nasibnya digantung target PBB. Upah pungut Rp10,8 Miliar ditahan Bapenda. Alasannya? “Target makro belum tercapai”. Padahal kerja lapangan udah kelar!

Rp118 Ribu Harga Keringat Kepling Setahun 

Data LIPPSU bikin darah mendidih. Tahun 2025, Kepling cuma dikasih Rp118 ribu per orang. Sisanya? Nunggak Rp5,4 miliar.

Masuk 2026, Triwulan I juga zonk. Potensi nunggak nambah Rp5,4 miliar lagi. Total RP10,8 MILIAR hak Kepling digembok Bapenda!

Pakai logika mana? Kepling kerja, target PBB yang nentuin pusat & wajib pajak. Kok Kepling yang disiksa?

Baca Juga :  Kanwil Irjen pas Sumut Gelar Apel Siaga

PERWAL 68/2025: Aturan Yang Menjerat Rakyat Kecil!

Kepala Bapenda M. Agha Novrian bilang pencairan ngacu Perwal 68/2025 dan Kepwal 970/47.K/2025. Intinya: PBB-P2 belum tembus, duit Kepling nggak cair.

Anehnya, Triwulan I 2026 target PBJT & Opsen PKB udah lampaui. Tapi PBB-P2 belum. Ya udah, Kepling tetap puasa!

Bapenda bilang “jaga akuntabilitas biar nggak temuan BPK”. Lah ini akuntabilitas ke siapa? Ke BPK iya, ke Kepling yang ngurus SPPT nggak!

Tuntutan LIPPSU: Copot Aturan Zalim 
Azhari AM Sinik, Direktur LIPPSU, ngamuk: “Kenapa gak sekalian Keplingnya ikut disandera?”_

Kalimat itu tamparan keras buat Pemko Medan. Kepling kerja berdasarkan tugas, bukan sulap target PBB. Kalau target nggak tercapai karena wajib pajak bandel, masa Kepling yang dipotong upahnya?

Baca Juga :  Kemenhut Segel Lima Lokasi Pembalakan Liar yang Diduga Picu Banjir di Sumatera

“Dasar pembayaran insentif seharusnya kinerja riil Kepling, bukan target makro PBB” ujar Azhari

Ancaman ; Kalau Kepling  Mogok, Siapa Yang Rugi

Bayangin kalau 2.001 Kepling kompak mogok sebar SPPT. Siapa yang pusing? Bapenda! Target PBB makin amburadul.

Pemko Medan dan DPRD Medan harus segera revisi Perwal 68/2025. Jangan jadikan Kepling korban sistem zalim.

Wali Kota Medan Rico Waas, ini 2.001 suara dari lorong-lorong Medan! Jangan sampai Kepling yang tiap hari ketok pintu warga, akhirnya ketok pintu KPK karena frustasi.

Rp10,8 Miliar itu kecil dibanding Rp737,7 M buat stadion mangkrak. Tapi buat Kepling, itu harga diri!

Cukup sudah penyanderaan! Cairkan hak Kepling, atau copot aturan zalim itu!

 

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Pimpin Apel Patroli Gabungan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba.
Warga Keluhkan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Plh Wali Kota Tanjungbalai Sidak Ke Agen dan Pangkalan 
Ketua Senkom Beri Ucapan Selamat Pelantikan Pengurus PC Anshor Sergai Masa Khidmat 2025-2030
William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan Wakili Indonesia di ILC 114
Revitalisasi Stadion Teladan Telan Dana Rp737,7 Miliar, Gagal Menjadi Venue Piala AFF U19
Pangdam I/BB dan Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Buka Akses dan Dongkrak Ekonomi :
T.M. Yusuf: Keputusan Andi Gani Tetap di Luar Pemerintahan Bukti Komitmen Sejati Perjuangan Buruh
Temuan BPK Rp10,35 Miliar di Bapenda Medan, Pajak Pintu Samping dan Tantangan Digitalisasi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:29 WIB

2.001 Kepling di Medan Jadi Tumbal Target PBB, Upah Pungut Rp10,8 Miliar Ditahan Bapenda, SPPT Udah Disebar, Duitnya Mana Pak

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:13 WIB

Plh Wali Kota Pimpin Apel Patroli Gabungan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba.

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WIB

Ketua Senkom Beri Ucapan Selamat Pelantikan Pengurus PC Anshor Sergai Masa Khidmat 2025-2030

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:14 WIB

William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan Wakili Indonesia di ILC 114

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:54 WIB

Revitalisasi Stadion Teladan Telan Dana Rp737,7 Miliar, Gagal Menjadi Venue Piala AFF U19

Berita Terbaru