Workshop Kilau Jelantah Ajak Ibu-Ibu Temanggung Ubah Minyak Goreng Bekas Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG, SUARASUMUTONLINE.ID – Dalam upaya mendorong pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sebuah inisiatif kreatif resmi dihadirkan bagi masyarakat Jawa Tengah.

Kegiatan bertajuk “Kilau Jelantah: Dari Sisa Jadi Bisa” ini dikemas dalam bentuk pelatihan praktis yang menyasar langsung para ibu rumah tangga. Jumat (22/5).

Program edukatif ini memfokuskan kegiatannya melalui workshop lilin aroma terapi dari jelantah di Temanggung, yang dirancang sebagai solusi aplikatif atas problem limbah domestik. Melalui agenda ini, sisa minyak goreng yang biasanya dibuang kini disulap menjadi komoditas kreatif yang bernilai estetika tinggi.

Menyemai Semangat Sirkular di Pasar Papringan

Pemilihan lokasi acara dinilai sangat strategis dan menyatu dengan kearifan lokal. Penyelenggara sengaja menggelar workshop lilin aroma terapi dari jelantah di Pasar Papringan, sebuah ruang publik ikonik yang terletak di tengah rimbunnya rumpun bambu Dusun Ngadiprono, Kecamatan Kedu.

Pasar Papringan yang dikenal inklusif dan hidup menjadi wadah yang sangat tepat untuk menumbuhkan kesadaran kolektif seputar ekonomi sirkular dan kemandirian ekonomi perempuan.

Baca Juga :  Konsisten Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Region I / Sumatera 1 Salurkan KUR Rp 677,5 Miliar hingga Februari 2026

Di bawah supervisi Spedagi sebagai organisasi pendamping komunitas, serta dukungan dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN), program pemberdayaan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem lokal.

Solusi Lingkungan dan Bahaya Kesehatan

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Indonesia menghasilkan sekitar 4,4 juta kiloliter minyak jelantah setiap tahunnya, namun hanya sebagian kecil yang dikelola dengan benar.

Sisa minyak yang dibuang sembarangan berpotensi merusak sanitasi lingkungan. Di sisi lain, penggunaan jelantah secara berulang juga mengancam kesehatan karena memicu zat radikal bebas yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker.

Hadirnya agenda workshop lilin aroma terapi dari jelantah di Temanggung ini memberikan alternatif pemanfaatan limbah yang aman. Para peserta diajak memproduksi lilin dari hari pertama melalui metode interaktif dan berbasis praktik langsung.

Praktik Mandiri dan Pengenalan Pasar Digital

Seluruh tahapan produksi diajarkan secara transparan oleh para fasilitator berpengalaman, meliputi:

  • Proses pengumpulan dan penyaringan mandiri minyak bekas.
  • Teknik penjernihan dan pencampuran bahan alami serta esens aroma terapi.
  • Proses pencetakan dan teknik pengemasan (packaging) produk yang menarik.
Baca Juga :  PT Socfindo Indonesia Patuh Terhadap Aturan dan Mengedepankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Tidak hanya teknis produksi, rangkaian workshop lilin aroma terapi dari jelantah di Pasar Papringan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi edukatif mengenai dasar-dasar pemasaran digital melalui media sosial.

Langkah ini penting agar produk rumahan yang dihasilkan oleh ibu-ibu tersebut memiliki daya saing dan dapat dipasarkan secara luas sebagai modal usaha mikro baru.

Saat kegiatan berakhir, seluruh peserta dapat membawa pulang produk lilin aroma terapi buatan mereka sendiri sebagai stimulan untuk mulai mempraktikkannya secara mandiri di rumah masing-masing.

Tentang Kilau Jelantah

Kilau Jelantah adalah inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang berfokus pada pemanfaatan limbah minyak goreng rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.

Dengan slogan “Dari Sisa Jadi Bisa”, gerakan ini berkomitmen memperluas edukasi lingkungan dan membuka peluang usaha kreatif bagi ibu-ibu rumah tangga di Temanggung, Jawa Tengah.

Kontak Media: Rahel Tania Pertiwi (raheltania99@gmail.com / +6285694441346)

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Puas Kulineran di Medan? Simak 5 Tips Menjelajah Banyak Spot dalam Satu Hari
Ini Peran Web Developer di Era Persaingan Global di Tanah Air
Subs4unlock.id: Solusi File Lock Terbaik untuk Melejitkan Interaksi Media Sosial Creator
BBM Solar B50 Resmi Disalurkan, Harga Subsidi Tetap Rp6.800 per Liter
PT Socfindo Indonesia Patuh Terhadap Aturan dan Mengedepankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
Grend Opening Ombak Kupie ” Utamakan Pelayanan dan kualitas Menu”
Ironis! Sumut Penghasil Sawit Terbesar, Rakyatnya Justru Susah Cari Minyak Goreng
Pelajari Manfaat Besar Analisis Kebijakan Publik di Sini!
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:13 WIB

Mau Puas Kulineran di Medan? Simak 5 Tips Menjelajah Banyak Spot dalam Satu Hari

Sabtu, 12 September 2026 - 23:42 WIB

Ini Peran Web Developer di Era Persaingan Global di Tanah Air

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Subs4unlock.id: Solusi File Lock Terbaik untuk Melejitkan Interaksi Media Sosial Creator

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:55 WIB

BBM Solar B50 Resmi Disalurkan, Harga Subsidi Tetap Rp6.800 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 17:38 WIB

PT Socfindo Indonesia Patuh Terhadap Aturan dan Mengedepankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Berita Terbaru

Ekonomi

Harga Cabai di Sumut Pedas, Tembus Rp 70 Ribu dan Lewati HET

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:39 WIB