Konsisten Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Region I / Sumatera 1 Salurkan KUR Rp 677,5 Miliar hingga Februari 2026

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank bersandi saham BMRI ini aktif memberikan akses permodalan yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional, sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati.

Regional CEO Bank Mandiri Region I / Sumatera 1, I Gede Raka Arimbawa menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan fokus pemerintah mengakselerasi ekonomi kerakyatan yang menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kesempatan usaha dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Hingga Februari 2026, Bank Mandiri Region I / Sumatera 1 telah menyalurkan KUR sebesar Rp 677,5 miliar atau setara 16,5 persen dari target KUR Bank Mandiri tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau,”ujar I Gede Raka Arimbawa, Minggu (26/4).

Baca Juga :  Panitia Seleksi BUMD Langkat Rilis Jadwal Terbaru, Pengumuman Final 23 Juli

Lebih lanjut disampaikan bahwa dari sisi kualitas kredit, portfolio KUR Bank Mandiri Region I / Sumatera terjaga baik dengan tingkat non performing loan 1,07 persen , mencerminkan keunggulan yang berkelanjutan dalam pengelolaan bisnis.

Selanjutnya, penyaluran KUR hingga Februari 2026 ini didominasi oleh sektor produktif sebesar Rp. 371 M atau sebesar 55% dari penyaluran KUR 2026. Penyaluran ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat sebagai bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri.

Sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga Februari 2026, total akumulasi penyaluran KUR Bank Mandiri secara keseluruhan telah mencapai Rp 310,59 triliun kepada 3,65 juta debitur di seluruh Indonesia. Kredit berbunga rendah ini telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas pasar mereka.

Dalam mempercepat serta menjaga kualitas penyaluran KUR, Bank Mandiri juga mengimplementasikan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem dari nasabah turunan wholesale yang berorientasi pada penguatan sektor produksi unggulan di berbagai wilayah. Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Baca Juga :  Ekspor Karet Sumut Turun 8,7%, Tertekan Rendahnya Permintaan Global dan Pasokan Lokal

Selain itu, Bank Mandiri konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM. Program ini turut dibarengi dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.

Ke depan, Bank Mandiri siap mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR pada tahun 2026. Komitmen tersebut dijalankan melalui penguatan strategi pembiayaan berbasis ekosistem, lewat sinergi antar Mandiri Group yang terintegrasi.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironis! Sumut Penghasil Sawit Terbesar, Rakyatnya Justru Susah Cari Minyak Goreng
Pelajari Manfaat Besar Analisis Kebijakan Publik di Sini!
Astra Daihatsu Makassar Alauddin, Solusi Mobil Baru dan Bengkel Resmi untuk Sahabat Daihatsu
Workshop Kilau Jelantah Ajak Ibu-Ibu Temanggung Ubah Minyak Goreng Bekas Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi
Hemat Budget Hingga 40%! Mengapa Layanan Driver-Guide Kini Jadi Tren Baru di Kalangan Wisatawan VIP
Defisit APBN Bayangi Target 3 Persen, Menkeu Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis
Ekspor Karet Sumut Turun 8,7%, Tertekan Rendahnya Permintaan Global dan Pasokan Lokal
Inflasi Sumut Capai 3,96 Persen pada November 2025, BPS Soroti Kenaikan Harga Pangan dan Jasa
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:09 WIB

Ironis! Sumut Penghasil Sawit Terbesar, Rakyatnya Justru Susah Cari Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pelajari Manfaat Besar Analisis Kebijakan Publik di Sini!

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:28 WIB

Astra Daihatsu Makassar Alauddin, Solusi Mobil Baru dan Bengkel Resmi untuk Sahabat Daihatsu

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:01 WIB

Workshop Kilau Jelantah Ajak Ibu-Ibu Temanggung Ubah Minyak Goreng Bekas Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi

Selasa, 28 April 2026 - 15:21 WIB

Hemat Budget Hingga 40%! Mengapa Layanan Driver-Guide Kini Jadi Tren Baru di Kalangan Wisatawan VIP

Berita Terbaru

Kriminal

Curi Lembu, Mobil Fortuner Pelaku Ringsek Dimassa

Sabtu, 13 Jun 2026 - 21:54 WIB