AMPK Sumut Desak Polda Ambil Alih Kasus Kematian Tenggo, Nilai Polres Binjai Mandul

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI, SUARASUMUTONLINE ID– Aliansi Mahasiswa Pejuang Keadilan Sumatera Utara (AMPK Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang Mapolda Sumatera Utara, Selasa (19/5).

Dalam aksi ini, massa menyoroti kinerja Satreskrim Polres Binjai yang terkesan mandul dalam menangani kasus kematian Tenggo yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai beberapa waktu lalu. Bahkan pelaku masih bebas berkeliaran di Kota Binjai.

“Penetapan tersangka atas nama NG yang dilakukan Polres Binjai kami menilai adanya tumpang tindih dikarenakan tersangka hanya 1 orang. Sementara berdasarkan video yang kami dapatkan, yang direkam secara langsung adannya beberapa orang pelaku lain,” kata kordinator aksi Arfi hasian Hasibuan saat menyampaikan orasinya.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Dua Lokasi Sarang Narkoba, Enam Orang Diamankan dan Sabu serta Ganja Disita

AMPK Sumut juga menilai kalau pelaku NG yang diamankan Satreskrim Polres Binjai merupakan tumbal dalam kasus pembunuhan Tenggo.

Dalam video yang beredar, kata Arfi, tampak beberapa pelaku dalam aksi penganiayaan yang berujung tewasnya korban Tenggo. Salah satu pelaku diduga berinisial KI dan RA.

’’Dalam video itu, tampak baju putih celana panjang hitam pakai topi hitam diduga berinisial KI. Kemudian adanya pelaku lain baju hitam celana coklat pendek diduga berinisial RA dan pelaku berinisial AD,” jelas Arfi.

AMPK Sumut juga menilai pengeroyokan berujung kematian tersebut diduga diintruksikan salah satu otak pelaku, sehingga aksi itu tampak terorganisir.

Baca Juga :  Brimob Sumut Tangkap Komplotan Maling Besi Yang Tantang Polisi

“Pengeroyokan ini kami duga dilakukan secara terorganisir (berdasarkan bukti video). Oleh karena itu kami menilai Polres Binjai diduga tidak maksimal dalam proses membuka tabir kasus pembunuhan Tenggo. Karena itu kami memohon kepada Polda Sumatera Utara untuk mengambil alih kasus yang ditanganin Polres Binjai. Kami lakukan ini atas nama kamtibas dan keadilan,” tegasnya.

Dalam aksi ini, massa sempat memblokade jalan di depan Mapolda Sumut.

Usai menyampaikan orasi dan tuntutannya, puluhan massa aksi akhirnya membubarkan diri dan berjanji akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih banyak jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

 

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas
Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta
Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi
Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno
Polsek Patumbak Berhasil Amankan Pengedar Sabu di Sigara-gara Deli Serdang
Terdakwa Korupsi Proyek Waterfront City dan Tele di Tuntut Dua Tahun Penjara
Oknum Pegawai Lapas Medan Diduga Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Selasa, 3 November 2026 - 22:45 WIB

Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas

Selasa, 3 November 2026 - 15:40 WIB

Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 09:17 WIB

Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno

Berita Terbaru

Medan

Walikota Medan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:02 WIB