Bobby Nasution Tanggapi Pemekaran Daerah di Sumut, Soroti Potensi Penggabungan Wilayah

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID- Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menanggapi wacana pemekaran daerah yang kembali mencuat dalam berbagai diskusi, termasuk saat membahas sejarah dan arah pembangunan Sumatera Utara ke depan.

Menurutnya, wacana tersebut kerap disertai beragam aspirasi, mulai dari kepentingan pembangunan hingga politik. Namun, ia menegaskan bahwa jika moratorium pemekaran daerah dibuka oleh pemerintah pusat, dinamika yang terjadi tidak hanya sebatas pemekaran wilayah.

“Tadi kita berbicara soal sejarah Sumut. Mungkin ada banyak saran, masukan, serta keinginan, baik terkait pembangunan maupun politik, untuk melakukan pemekaran kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprovsu Tidak Pernah Tahan Bantuan Relawan, Justru Bantu Menyalurkan

Ia menjelaskan, pembukaan moratorium justru membuka dua kemungkinan sekaligus, yakni pemekaran dan penggabungan daerah. Hal ini, menurutnya, perlu dipahami secara menyeluruh oleh semua pihak.

“Kalau moratorium dibuka, bukan hanya pemekaran yang bisa terjadi, tetapi penggabungan daerah juga bisa terjadi,” tegas mantan Wali Kota Medan tersebut.

Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi keuangan sejumlah daerah yang dinilai belum mandiri. Ia mengingatkan bahwa pembentukan daerah baru tanpa kesiapan fiskal justru dapat menimbulkan persoalan baru.

Baca Juga :  Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras

“Kita tahu banyak daerah yang keuangannya belum mampu. Kalau membuka daerah baru, tetapi keuangannya tidak memadai, bagaimana?” katanya.

Ia pun mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi sebelumnya telah menyampaikan pandangan tersebut, yakni daerah yang tidak mampu secara finansial berpotensi untuk digabungkan kembali jika kebijakan moratorium dicabut.

“Kemarin sudah kami sampaikan, ketika moratorium dibuka, bukan hanya pemekaran, tetapi daerah yang tidak mampu juga bisa digabungkan,” ucapnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabag Kesra Faisal Terima Audiensi Ketua Perwiridan Muslimah Cendana Mandiri
LPA Deli Serdang Minta Optimalkan Pencarian DPO Pembunuhan Anak
Gudang Milik PT Sibulan Estate Dibakar Massa
80 Peserta Jambore Nasional Deli Serdang Terima Uang Saku Rp2 Juta Lebih Per Orang
19 Pelajar SMA Taman Siswa Tapian Dolok Dilatih Paskibra oleh Babinsa Sambut HUT RI ke-81
Kesal Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Tanjung Pura Blokir Jalan Sambil Masak di Tengah Aspal
272 Bencana Guncang Sumut Jan-Juli 2026! Deli Serdang Paling Parah, Ini Rinciannya
Bank Sumut Salurkan KPR Rp10,7 Miliar ke Buruh Belawan: Kerja Keras Kini Ada Rumahnya
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Kabag Kesra Faisal Terima Audiensi Ketua Perwiridan Muslimah Cendana Mandiri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:51 WIB

LPA Deli Serdang Minta Optimalkan Pencarian DPO Pembunuhan Anak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Gudang Milik PT Sibulan Estate Dibakar Massa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:43 WIB

80 Peserta Jambore Nasional Deli Serdang Terima Uang Saku Rp2 Juta Lebih Per Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:13 WIB

19 Pelajar SMA Taman Siswa Tapian Dolok Dilatih Paskibra oleh Babinsa Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Berita

Gudang Milik PT Sibulan Estate Dibakar Massa

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:48 WIB