Petani Sumut Gerduk Gedung DPRD Sumut, Desak Tuntaskan Konflik Agraria

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID: Puluhan petani dari Desa Rambung Baru dan Desa Bingkawan, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, serta beberapa daerah di Kabupaten Simalungun menuntut penyelesaian konflik agraria yang telah berlangsung beberapa tahun di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut).

Para kelompok tani tersebut tergabung dalam Kelompok Tani Lepar Lau Tengah (KTLLT). Mereka menyuarakan persoalan terkait lahan seluas sekitar 75 hektare yang saat ini sedang disengketakan dengan PT Nirvana Memorial Nusantara akibat rencana pembangunan kompleks pemakaman.

Salah satu perwakilan petani, Bengkel Sinuhaji, menyatakan bahwa warga telah memperjuangkan lahan tersebut selama enam tahun. Mereka mendesak pemerintah untuk turun tangan, termasuk dengan meninjau kembali status Hak Guna Bangunan (HGB) perusahaan tersebut.

“Kami telah berjuang selama enam tahun. Kami mendesak pemerintah untuk menyelesaikan masalah lahan ini,” ujarnya saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga :  18 Rumah Sakit, 25 Puskesmas Terdampak Banjir dan Longsor Sumut

Tak hanya itu, para petani bersama kuasa hukum turut mendesak instansi terkait untuk melakukan verifikasi terhadap objek lahan yang disengketakan, dokumen pertanahan, riwayat penguasaan lahan, serta proses konstatering, yakni verifikasi fisik dan pencocokan batas-batas lahan.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (BAKUMSU), Juniaty Aritonang, yang mendampingi warga Rambung Baru, berpendapat bahwa momentum pemberlakuan Undang-Undang tentang Reformasi Agraria pada 22 September 2026 harus dimanfaatkan untuk mempercepat penyelesaian konflik agraria.

Dalam kesempatan lain, Komunitas Petani Girsang Sipangan Bolon di Kabupaten Simalungun juga mendesak pemerintah untuk menyelesaikan konflik lahan pertanian di wilayah mereka.

Di sisi lain, petani lainnya, G. Sianipar, menyatakan bahwa masyarakat telah lama menggarap lahan tersebut untuk budi daya jagung dan kopi.

Baca Juga :  Jaksa Agung RI ST.Burhanuddin  Minta Kejatisu dan Jajaran Kejari Agar bekerja melayani masyarakat secara humanis,proses cepat,profesional dan berintegrasi

“Kami khawatir terkait adanya klaim yang tumpang tindih serta batas lahan yang tidak jelas, yang telah memicu dugaan perusakan tanaman dan pembalakan liar,” katanya.

Lebih jauh, para petani juga mendesak pemerintah untuk memeriksa tujuh surat keterangan tanah (SKT) yang mereka klaim mencakup area seluas sekitar 280 hektare.

Setelah menyampaikan aspirasi mereka, perwakilan kelompok tani akhirnya diterima oleh Sekretaris DPRD Sumatera Utara, Ali Sipahutar.

Ia menyatakan bahwa aspirasi para petani akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan DPRD. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib dan melanjutkan perjalanan ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasi serupa.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Wagub Sumut Tekankan Peran Strategis Organisasi Keagamaan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 13:56 WIB

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama

Sabtu, 7 November 2026 - 11:17 WIB

Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin

Berita Terbaru