MEDAN, SSOL.ID- Petani pejuang reforma agraria yang tergabung dalam Serikat Petani Sejahtera Indonesia (SEPASI) kembali menggelar unjuk rasa di Balai Kota Pematangsiantar untuk menuntut penyelesaian konflik agraria di Kelurahan Gurilla.
Massa membawa hasil pertanian berupa ubi, serai, daun ubi, lengkuas, dan jagung ke Balai Kota Pematangsiantar.
Kedatangan SEPASI merupakan lanjutan rangkaian penyampaian aspirasi sebelumnya. Mereka meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menindaklanjuti pokok tuntutan tersebut.
Orator aksi, James, meminta Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi hadir menerima aspirasi massa secara langsung.
“Kami minta wali kota atau perwakilan Pemko Pematangsiantar hadir menemui kami. Kalau tidak ada yang menemui, kami akan paksa masuk ke dalam,” ujar James, Kamis (24/9/2026).
Hingga berita ini ditulis, massa SEPASI masih bertahan di depan Balai Kota dan menuntut dialog. Aksi dikawal aparat kepolisian agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan tidak mengganggu aktivitas warga serta lalu lintas di sekitar Balai Kota.
Penulis : Yuli








