Kompolnas: Penanganan Kasus Winda oleh Polrestabes Medan Logus

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyimpulkan penanganan kasus tewasnya Winda Lorenza Gowasa oleh Polrestabes Medan logis dan solid. Hal itu disampaikan Kompolnas setelah merunut perkara tersebut, baik secara administrasi maupun substansi.

Kepada awak media di halaman Polrestabes Medan, Komisioner Kompolnas Choirul Anam menegaskan, pihaknya menyoroti dua konteks dalam perkara tersebut, yakni administrasi dan substansi.

“Sepanjang saat ini apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian baik administratif maupun secara substansi logika peristiwanya solid,” ucapnya, Rabu (23/9/2026).

Anam menguraikan, dalam konteks administrasi, pihaknya menilai apa yang dilakukan Polrestabes Medan cukup baik. Sementara secara substansi, ia melihat adanya persesuaian antara komunikasi IH dengan Winda yang membuat rangkaian peristiwa menjadi terang.

“Secara substansi, dengan melihat bagaimana persesuaian antara komunikasi IH dengan almarhum, IH dengan keluarga almarhum, atau almarhum berkomunikasi dengan keluarganya IH. Sepanjang itu, terus komunikasi yang terekam dalam rekaman jejak digital, ya, itu menjadi sesuatu yang terang benderang. Kondisi fisik, kondisi mental, ada percakapan soal kebutuhan uang dan sebagainya ada di situ,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Medan Jadi Korb4n TPPO, Walikota Medan Diminta Usut Tuntas

Selain itu, dari konstruksi peristiwa, Anam menilai keterangan saksi satu dengan saksi lainnya bersesuaian ketika dibandingkan dengan alur percakapan menjelang peristiwa terjadi.

“Saya kira konstruksi peristiwa dan logika peristiwanya memiliki konstruksi peristiwa yang logis. Kecuali memang ada alat bukti yang lain,” bebernya.

Terkait autopsi, Anam mengatakan pihaknya telah memeriksa dan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah autopsi. Menurutnya, hasilnya konsisten dengan kondisi tubuh Winda.

Baca Juga :  Bantu Pemenuhan Gizi Anak, Airin Rico Waas Berikan Makanan Tambahan di TK Azhura

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Anam kembali menegaskan bahwa konstruksi dan logika peristiwa dalam perkara Winda solid.

“Nah, konstruksi peristiwa itu juga faktualnya sangat logis dan kuat. Saya kira sepanjang saat ini kecuali ada alat bukti yang lain dan sepanjang saat ini apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian baik administratif maupun secara substansi logika peristiwanya solid,” tegasnya kembali.

Disinggung apakah Kompolnas sepakat dengan hasil penanganan yang dilakukan Polrestabes Medan, Anam enggan menjawab secara tegas. Ia hanya mengatakan bahwa logika peristiwa tersebut solid.

“Logika peristiwanya solid. Ini penting untuk dikatakan, menggunakan kata solid karena berbagai kepentingan kita harus jaga, khususnya kepentingan anak-anak, kepentingan keluarga, kepentingan masyarakat,” ujarnya. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masuk 125 Besar KEN 2026, Festival Berlabuh Jadi Etalase Seni Deli Serdang 
Wakil Bupati Deli Serdang Dorong Pengembangan Bambu Sebagai Nilai Ekonomi 
Pemkab Deli Serdang Perkuat Koordinasi Pengaduan Pelayanan Publik
Razia Lalin 3 Jam di Madina Disorot, Amarullah Minta Pengawasan Tak Tebang Pilih
Eftah Kades Sigara-gara Galakkan Program Peduli UMKM Untuk Kemajuan Desa
Tertipu Beli Kulkas di Marketplace, Siti Syaniati Sari Lubis Lapor Polres Belawan
Kuasa Hukum Keluhkan Transparansi Penyelidikan Kasus Kematian Winda Lorenza
Lapak Narkoba Desa Tanjung Morawa,Polres Deli Serdang Amankan 7 Orang 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Masuk 125 Besar KEN 2026, Festival Berlabuh Jadi Etalase Seni Deli Serdang 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Dorong Pengembangan Bambu Sebagai Nilai Ekonomi 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Deli Serdang Perkuat Koordinasi Pengaduan Pelayanan Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Razia Lalin 3 Jam di Madina Disorot, Amarullah Minta Pengawasan Tak Tebang Pilih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Eftah Kades Sigara-gara Galakkan Program Peduli UMKM Untuk Kemajuan Desa

Berita Terbaru