Revitalisasi Lapangan Merdeka Tak Kunjung Rampung, Ini Kata Walkot Rico

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUT ONLINE.ID – Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan tak kunjung rampung. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menargetkan ruang terbuka hijau di pusat Kota Medan ini rampung total pada 10 Februari 2026 lalu.

Namun, dari amatan detikSumut, beberapa fasilitas di Lapangan Merdeka Medan belum dibuka sepenuhnya. Di antaranya lahan parkir, bagian bawah tanah (basement) hingga trek jogging.

“Nanti kita lihat, kalau sudah selesai kita fungsikan,” ujar Wali Kota Medan Rico Waas saat diwawancarai, Kamis (26/3).

Saat disinggung proses serah terima Lapangan Merdeka dari pihak pelaksana kepada Pemkot Medan yang harusnya sudah dilaksanakan pada Februari lalu, Rico enggan berkomentar panjang. Ia mengatakan akan melakukan pengecekan dalam waktu dekat.

“Nanti kita cek,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap meninjau perkembangan pembangunan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan khususnya di bagian basement. Dari hasil tinjauan tersebut, kontraktor menargetkan revitalisasi rampung pada 10 Februari 2026.

“Tadi kita sudah tanyakan ke pengembang dan kontraktor, insyaAllah tanggal 10 Februari ini sudah selesai. Setelah itu masuk tahap serah terima ke Dinas Perkim dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan. Mudah-mudahan sebelum Lebaran atau setelah Lebaran sudah bisa kita manfaatkan,” ujar Zakiyuddin.

Baca Juga :  KAI Setujui Pembangunan Jembatan di Gang Damai Medan

Dalam tinjauan kedua kalinya ini, Zakiyuddin menilai progres pengerjaan revitalisasi menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan kunjungan pertama. Ia berharap proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Yang penting ini kita harap ini cepat selesai dan nantinya bisa banyak menyerap tenaga kerja. Ini tinjauan kedua kita, dan dari pertama ke kedua ini sudah jauh berbeda, banyak perkembangannya,” tambahya.

Ia menjelaskan, waktu pengerjaan proyek memang mengalami penambahan selama 50 hari akibat kendala banjir yang sempat menghambat proses pembangunan. Namun demikian, pihak pengembang dan kontraktor telah memastikan bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai target.

Zakiyuddin menambahkan, revitalisasi Lapangan Merdeka akan menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi. Pihaknya akan membahas hal tersebut dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas terkait bentuk pengelolaannya.

Baca Juga :  Gelondongan Kayu Milik PT. Tanjung Timberindo Industry Masih Tanda Tanya Dinas Kehutanan Sumut, "Kayu Asal Maluku"

“Nanti akan kita tanya Pak Wali bagaimana konsep pengelolaannya. Mudah-mudahan sebelum Lebaran sudah ditentukan pengelolanya agar cepat bisa digunakan,” katanya.

Dalam tinjauan tersebut, Zaki juga menyoroti persoalan banjir yang sebelumnya menjadi kendala utama, yang sempat berdampak pada kerusakan plafon akibat uap air dari bawah tanah.

“Ini baru saya ketahui, ternyata uap banjir bisa merusak plafon. Air yang bersumber dari bawah ini juga harus benar-benar diperhatikan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) bersama pengembang telah melakukan penyuntikan pada sejumlah titik sumber air. Saat ini, perhatian difokuskan pada penyelesaian lantai parkir, area hall, dan tenant yang masih memerlukan pembersihan.

Ia berharap revitalisasi Lapangan Merdeka Medan dapat selesai tepat waktu dan segera dioperasikan demi mendukung aktivitas masyarakat serta menggerakkan perekonomian Kota Medan.

“Saya minta Perkim mengecek semua, pastikan 10 Februari ini benar-benar clear. Setelah itu baru kita bahas terkait pihak ketiga dan pengelola bersama Pak Wali,” tutupnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perwal Medan No.9/2009 Mandul 17 Tahun, Siapapun Walikotanya PKL, Tetap Subur
PKL Kuasai Trotoar Kelambir Lima. Pedagang Pasar Kampung Lalang Ancam Demo dan Mogok Bayar Retribusi
Piala AFF U-19 2026: Stadion Teladan Medan Berpotensi Gelar Laga Tanpa Penonton
Megah Tapi Ditelan Semak; Eks Rumah Dinas Bupati Simalungun di H Adam Malik Siantar Mangkrak
PT Perkebunan Sumatera Utara Punya Tanah dan Sawit. Seharusnya Untung, Kenapa Terus Merugi?
DPD PSI Serdang Bedagai Gelar Aksi Solidaritas Nasional: Berqurban, Berbagi, dan Menebar Kebaikan
Ketua DPD KSPSI AGN Sumut T.M. Yusuf , Salurkan Hewan Qurban untuk Anggota dan Masyarakat
Pakar Koperasi: BNI Tidak Bisa Dipaksa Ganti Rugi Kasus Koperasi Swadharma
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:20 WIB

Perwal Medan No.9/2009 Mandul 17 Tahun, Siapapun Walikotanya PKL, Tetap Subur

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:13 WIB

PKL Kuasai Trotoar Kelambir Lima. Pedagang Pasar Kampung Lalang Ancam Demo dan Mogok Bayar Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:34 WIB

Piala AFF U-19 2026: Stadion Teladan Medan Berpotensi Gelar Laga Tanpa Penonton

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Megah Tapi Ditelan Semak; Eks Rumah Dinas Bupati Simalungun di H Adam Malik Siantar Mangkrak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:07 WIB

DPD PSI Serdang Bedagai Gelar Aksi Solidaritas Nasional: Berqurban, Berbagi, dan Menebar Kebaikan

Berita Terbaru