Mentri PU Dody Hanggono Dalami Proyek-proyek Cipta Karya di Sumut

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN, SUARASUMUTONLINE.ID- Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI tengah menyelidiki dugaan korupsi pembangunan gedung Cipta Karya di Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain di DKI, kejaksaan juga disebut tengah mendalami soal proyek-proyek Cipta Karya di Sumut.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pendalaman hal tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

“Iya dan itu prosesnya sudah dimulai oleh kejaksaan, kita support lah. Iya, Kejati Sumut,” kata Dody saat diwawancarai usai sahur bersama dengan masyarakat di huntara Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (9/3)

Meski begitu, Dody enggan menjelaskan lebih lanjut soal ‘bersih-bersih’ di Cipta Karya Sumut yang dimaksudnya iu.

Baca Juga :  Bupati Taput Keluarkan SK Pelarangan Penanaman Sawit di Tapanuli Tengah

“Saya malah nggak tau spill-annya,” jelasnya.

Terkait dengan dugaan korupsi yang tengah diselidiki Kejati DKI Jakarta, Dody mengatakan pihaknya menyerahkan penanganannya kepada pihak kejaksaan.

“Kalau itu (Cipta Karya) sedang berproses di inspektorat jenderal. Kalau sudah masuk ke aparat penegak hukum, biarlah prosesnya di aparat penegak hukum, tapi apapun saya kerjakan pasti harus lapor ke Pak Presiden, saya berkonsultasi dengan Pak Presiden,” sebutnya.

Dody menyebut bahwa bersih-bersih di jajaran itu merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto sejak awal dirinya menjabat sebagai Menteri PU. Dody mengaku tidak mentoleransi adanya anggota yang melanggar aturan, apalagi sampai melakukan korupsi. Dia juga mengaku sudah kerap mengingatkan soal korupsi itu kepada anak buahnya.

Baca Juga :  Mantan Istri Laporkan Anggota DPR ke MKD,  RHB dan Nasdem Bungkam

“Setiap saat saya memberikan arahan kepada jajaran saya, saya selalu mengatakan ‘hadirkanlah tuhan di dalam hati kalian semua karena kita ini bekerja untuk rakyat’. Jadi, jangan sampai kita mengambil keuntungan pribadi atas pekerjaan, apalagi saat kita masuk ke area bencana, karena itu sangat tidak pas, baik secara kepribadian. Kalau ngambil uang rakyat itu kan mau dipakai apa. Itu arahan Pak Presiden dari awal, saya diminta tegas untuk bersih-bersih. Arahan beliau pertama itu bukan saya kerja bangun ini itu, nggak,” pungkasnya

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Penghubung Desa Sait Kalangan II Tapteng Rampung Dibangun, Warga Tak Terisolasi Lagi
DPRD Medan Terima Aspirasi Mahasiswa, Menguat Desakan Evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih
Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma
Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa
Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur
LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026
Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:36 WIB

Jembatan Penghubung Desa Sait Kalangan II Tapteng Rampung Dibangun, Warga Tak Terisolasi Lagi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Medan Terima Aspirasi Mahasiswa, Menguat Desakan Evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:28 WIB

Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:13 WIB

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa

Senin, 22 Juni 2026 - 22:57 WIB

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Berita Terbaru

Berita

Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:28 WIB