TAPANULI TENGAH, SSOL.ID– Nama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu jadi bahan pembicaraan di DPRD. Sejumlah fraksi menilai kinerjanya belum memuaskan, terutama saat menangani banjir dan mengelola anggaran daerah.
Awalnya ada 5 partai: NasDem, Golkar, Gerindra, PAN, PKB yang satu suara. Mereka komplain karena penyerapan APBD 2026 sampai Agustus disebut baru 30%. Ditambah lagi, bantuan korban banjir dinilai “amburadul” dan banyak warga protes.
Tapi aliansi itu tak bertahan lama. Gerindra keluar pada Selasa kemarin. Kini hanya 4 partai yang tersisa. Di sisi lain, PDI-P yang mengusung Masinton menolak mentah-mentah wacana pemakzulan.
Menurut kelompok pengkritik, pemakzulan bukan tujuan utama. Mereka mau lihat dulu ada perbaikan atau tidak. Kalau tidak, baru akan diproses lebih jauh. Termasuk membawa dugaan masalah anggaran ke penegak hukum.
Dengan komposisi DPRD 35 anggota, drama politik ini masih panjang.
Penulis : Dt. Arifin









