KORUPSI MASSAL DI BIROKRASI SUMUT: 13 Kadis Terjerat, Kerugian Negara Rp53,6 Miliar Pengamat: Ada Budaya “Setoran” dan Lemahnya Pengawasan

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID — Birokrasi Sumatera Utara diguncang fenomena korupsi massal. Dalam kurun Juni 2025 – Juni 2026, sebanyak 13 Kepala Dinas dari 7 kabupaten, 4 kota, dan Pemprov Sumut terseret kasus korupsi oleh Kejaksaan dan KPK.

Total terdapat 38 tersangka dengan nilai kerugian negara mencapai Rp53,6 miliar.

“Ada Kesengajaan dan Kesempatan”
Pakar Hukum USU Mirza Nasution menilai maraknya kasus ini dipicu krisis moral dan adanya kesempatan.

“Hukuman atau pidana diharapkan memberikan efek jera, tapi catatan kita tindak pidana korupsi kerap terjadi… ada kesengajaan, kesempatan,” ujar Mirza.

Sementara Pengamat Kebijakan Publik USU Tunggul Sihombing menyoroti keserakahan pejabat, lemahnya pengawasan Inspektorat, hingga budaya “setoran” dari bawahan ke atasan.

“Tidak jera-jera… apakah mereka sudah tidak memikirkan lagi kepentingan publik. Itu kan uang rakyat,” tegas Tunggul.

Daftar 13 Kadis yang Terjerat Hukum:
1. Saiful Abdi – Kadisdik Langkat. Kasus korupsi smartboard. Rugi Rp29,58 M
2. Tamrin – Kadis PUTR Batubara. Kasus korupsi proyek jalan. Rugi Rp6 M
3. Budiman Gultom – Kadis Perkim Taput. Kasus korupsi penerangan jalan. Rugi Rp4,85 M
4. Fitri Agus Karo-karo – Kadis Sosial Samosir. Kasus korupsi dana banjir. Rugi Rp516 Juta
5. Falah Alfitri – Kadis Pertanian Palas. Kasus korupsi sawit. Rugi Rp1,27 M
6. Wahid Khusyairi – Kadis Kesehatan Batubara. Divonis kasus BTT. Rugi Rp1,1 M
7. Deni Syahputra – Kadis Kesehatan Batubara. Kasus BTT. Rugi Rp1,1 M
8. Idam Khalid – Kadisdik Tebingtinggi. Kasus korupsi smartboard. Rugi Rp6,2 M
9. M. Hasbie Ashshiddiqi – Kadis LH Tebingtinggi. Kasus korupsi BBM sampah. Rugi Rp863 Juta
10. Benny Iskandar Nasution – Kadis Koperindag Medan. Kasus korupsi Fashion Festival. Rugi Rp1,04 M
11. Erwin Saleh – Kadishub Medan. Kasus Fashion Festival saat menjabat Sekkop
12. Ridho Indah Purnama – Plt Kadis PUTR Binjai. Divonis korupsi proyek jalan. Rugi Rp2,65 M
13. Topan Obaja Putra Ginting – Kadis PUPR Sumut. Divonis kasus suap proyek jalan

Baca Juga :  H Andre Renardi Nasution Raih Gelar Doctor Dengan Predikat Magna Cumlaude.

Kabupaten Batubara Terbanyak
Kabupaten Batubara menjadi daerah dengan jumlah Kadis terjerat terbanyak, yakni 3 orang. Disusul Kota Medan dan Tebingtinggi masing-masing 2 orang.

Baca Juga :  REZIM EDAN-EDANAN

Tunggul menekankan, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan operasi tangkap tangan. Perlu pembenahan sistem, penguatan pengawasan internal, dan pemutusan rantai “budaya setoran” di birokrasi.

“Kalau budaya ini tidak diputus, maka kasus serupa akan terus berulang. Padahal yang dirugikan adalah pelayanan publik dan uang rakyat,” katanya.

Hingga kini, proses hukum terhadap para tersangka masih berjalan di Kejaksaan dan KPK.

 

Penulis : Iryatmo

Editor : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menyambut 81 Tahun Usia Kemerdekaan., MANIFESTO RATU ADIL: Strategi Nusantara Melawan Penjajahan Senyap dan Merebu
IRAN & KOMITMEN UNTUK MENOPANG PERADABAN ISLAM
Konstitusi Tipu Daya dan Sandera Politik: Akar Kehancuran Republik
Ini Aturan Pembagian Warisan Anak Laki-laki dan Perempuan Menurut Hukum Islam dan Hukum Perdata
Batas Waktu Salat Tahajud: Apakah Jam 4 Pagi Masih Bisa Dikerjakan?
Delapan Belas Tahun Kabupaten Labuhanbatu Utara: Saatnya Berbenah dan Menjawab Persoalan Agraria, Tata Kelola, serta Kesejahteraan Masyarakat
Menavigasi Krisis Global: Kompas Moral Pancasila dari Indonesia untuk Dunia
Menyingkap Teorema Sunan Kalijaga: Harmoni Islam, Cahaya, dan Bayangan Kehidupan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:36 WIB

KORUPSI MASSAL DI BIROKRASI SUMUT: 13 Kadis Terjerat, Kerugian Negara Rp53,6 Miliar Pengamat: Ada Budaya “Setoran” dan Lemahnya Pengawasan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Menyambut 81 Tahun Usia Kemerdekaan., MANIFESTO RATU ADIL: Strategi Nusantara Melawan Penjajahan Senyap dan Merebu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:52 WIB

IRAN & KOMITMEN UNTUK MENOPANG PERADABAN ISLAM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Konstitusi Tipu Daya dan Sandera Politik: Akar Kehancuran Republik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Ini Aturan Pembagian Warisan Anak Laki-laki dan Perempuan Menurut Hukum Islam dan Hukum Perdata

Berita Terbaru