Lailatul Badri Turun Langsung Datangi Warga Korban Banjir

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, turun langsung ke Gang Tahir, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (16/9) malam, usai menerima laporan rumah warga yang kebanjiran akibat proyek pembetonan jalan oleh Pemko Medan.

Dalam kunjungannya, politisi PKB ini menyampaikan kekecewaannya terhadap pola pengerjaan proyek infrastruktur yang dinilai tidak memperhatikan dampaknya bagi warga.

“Menurut keterangan warga, sebelumnya kawasan ini tidak pernah mengalami banjir. Namun sejak adanya pembetonan jalan, justru rumah warga tergenang saat hujan. Ini sangat disayangkan, karena masyarakat yang menjadi korban,” ujarnya.

Baca Juga :  FABEM SUMUT : " Tolak Calon Dirut PT Bank Sumut " Diduga" Anggota Tim Transisi Anggaran, Firsal Dida Mutyara

Ia menegaskan, Pemko Medan seharusnya mengedepankan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan asal bangun tanpa perencanaan yang matang.

“Warga menyebut yang seharusnya dikerjakan terlebih dahulu adalah drainase. Tapi kenyataannya yang dilakukan justru pembetonan jalan. Akibatnya, air tidak mengalir dan masuk ke rumah-rumah warga. Kami minta pengerjaan ini dievaluasi dan dibenahi ulang,” katanya.

Salah satu warga terdampak, Alfrida yang mengaku rumahnya baru kali ini mengalami banjir besar setelah puluhan tahun tinggal di kawasan tersebut.

Baca Juga :  BAKOPAM  Kawal Keluhan Masyarakat "Pertamina Jangan Buat Harga Kebutuhan Pokok Melambung"

“Saya sudah tinggal di sini selama 49 tahun. Dulu meski hujan deras, air hanya tergenang setinggi mata kaki. Tapi sejak jalan ini dibeton pada Agustus 2025, rumah saya bisa terendam cukup parah,” ucapnya.

Alfrida mengungkapkan kekesalannya karena proyek pembetonan dilakukan tanpa didahului perbaikan saluran drainase. Hal ini menyebabkan aliran air terhambat dan justru menggenang di permukiman warga.

“Kalau drainase duluan yang dibenahi, tidak mungkin begini jadinya. Sekarang kami yang menanggung akibatnya dari proyek yang seharusnya untuk kebaikan masyarakat,” tuturnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Bandar Setia, 1.152 Unit Disita
Rico Waas Raih Penghargaan Achievement Person KI Sumut Award 2026
Rico Waas Bakal Evaluasi Pengurusan PBG di Dinas PKPCKTR
Diduga Tak Kantongi PBG, Proyek Ground Breaking Block Petisah Jalan Terus
Rico Waas Ajak Generasi Muda Lestarikan Ulos di Medan Fashion & Culture Festival 2026
Peringatan Hari Ulos Nasional Meriahkan Puncak MFCF 2026
Wali Kota Medan Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Sambut Kembalinya Hak Belajar Anak
Udara Kota Medan Tak Sehat, Lailatul Badri Desak Rico Waas Liburkan Siswa Demi Kesehatan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Bandar Setia, 1.152 Unit Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Rico Waas Raih Penghargaan Achievement Person KI Sumut Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Rico Waas Bakal Evaluasi Pengurusan PBG di Dinas PKPCKTR

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Diduga Tak Kantongi PBG, Proyek Ground Breaking Block Petisah Jalan Terus

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Rico Waas Ajak Generasi Muda Lestarikan Ulos di Medan Fashion & Culture Festival 2026

Berita Terbaru