9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH, SUARASUMUTONLINE.ID : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp9 miliar untuk pembangunan jalan penghubung antara Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dengan Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengatakan pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses antarwilayah yang selama ini masih tergolong terisolasi, khususnya dari Desa Simargarap menuju perbatasan Tapanuli Utara.

Namun, kata Masinton, usai meninjau langsung kondisi medan, anggaran yang tersedia dinilai masih belum mencukupi karena panjang jalan yang akan dibangun diperkirakan mencapai sekitar 6-7 kilometer dengan kondisi medan yang cukup berat.

“Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan bantuan keuangan provinsi untuk pembangunan jalan penghubung Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Tapi setelah melihat kondisi medan, biaya yang ada masih kurang,” kata Bupati Masinton didampingi Plt Kadis PU Winner Napitupulu, Sabtu (23/5).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bersama Forkopimda Beri Kejutan HUT Ke-50 Kajari Tanjungbalai, Bobon Robiana

Bupati Masinton menilai pembangunan jalan tersebut memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di dua kabupaten.

“Khususnya Kecamatan Parmonangan dan Pasaribu Tobing yang selama ini akses jalannya belum terkoneksi dengan baik,” ucap Masinton.

Selain itu, Masinton juga mengatakan kawasan tersebut dikenal sebagai daerah pertanian serta perkebunan masyarakat karena berbatasan dengan wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Masyarakat setempat sejak lama telah memiliki hubungan ekonomi dan budaya yang erat. Dahulu akses perdagangan hanya melalui jalur tradisional dengan berjalan kaki, namun kini sudah dapat dilalui sepeda motor,” jelas Masinton.

Masinton menyebut komoditas utama masyarakat di kawasan itu antara lain hasil pertanian, perkebunan, dan minyak nilam. Dengan terbukanya akses jalan, distribusi hasil kebun diharapkan menjadi lebih mudah dan meningkatkan perekonomian warga.

Baca Juga :  Listrik di Sebagian Wilayah Sibolga Sudah Terpenuhi

“Akses pendidikan juga diperkirakan akan semakin terbantu. Sebab sebelumnya, anak-anak dari wilayah Hajoran diketahui bersekolah ke wilayah Sorkam melalui jalur yang cukup sulit,” tutur Masinton.

Sementara itu, terkait jalan menuju Desa Sipakpahi yang nyaris putus akibat longsor dan banjir bandang beberapa waktu lalu, pemerintah berharap perbaikannya dapat dilakukan tahun ini menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Untuk jalan yang nyaris putus itu nanti dikoordinasikan dengan PU menggunakan anggaran BTT. Besaran anggarannya masih dihitung secara teknis oleh PU,” pungkas Masinton.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB
Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun
Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda
Warga Langkat Keluhkan Lampu Masih Padam Usai Black Out Sumatera
Cipayung Plus Deli Serdang Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba
KNPI Tanjungbalai Kepung Mapolres, Tuntut Usut Tuntas Jaringan Scammer
Demo Cabdis Pendidikan Tapteng Memanas, Massa Desak Bobby Nasution Copot Ahmad Dasuki
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:12 WIB

Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:06 WIB

Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:00 WIB

Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:05 WIB

Warga Langkat Keluhkan Lampu Masih Padam Usai Black Out Sumatera

Berita Terbaru

Editorial

Pemadaman Listrik Bukan Bencana Gratis Untuk PLN

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:10 WIB