Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANG BEDAGAI, SUARASUMUTONLINE.ID – Pembangunan pos jaga DPRD Serdang Bedagai (Sergai) yang berukuran sekitar 2×3 meter menjadi sorotan warga. Pasalnya, bangunan kecil tersebut disebut menghabiskan anggaran hingga Rp81 juta dan diduga terjadi mark-up anggaran.

Dugaan itu muncul setelah warga mengukur langsung volume bangunan serta memperhatikan material yang digunakan pada proyek tersebut.

Seorang warga yang memahami teknik bangunan memperkirakan pembangunan pos jaga itu hanya membutuhkan biaya sekitar Rp25 juta.

“Kalau menurut perhitungan saya, pembangunan pos jaga ukuran 2×3 meter ini hanya menghabiskan sekitar Rp25 juta,” ujar warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Sabtu (23/5).

Menurutnya, nilai anggaran Rp81 juta dinilai tidak wajar untuk bangunan berukuran kecil tersebut. Ia menduga terjadi pembengkakan dalam rencana anggaran biaya (RAB).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Kembali Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bunga Tanjung

“Saya menduga ada mark-up anggaran karena bangunan tidak sesuai dengan nilai biaya yang dianggarkan. Bangunannya kecil, tapi anggarannya besar. Sekretaris DPRD selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus transparan dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Sergai tidak melakukan pembayaran sebelum ada kejelasan terkait penggunaan anggaran proyek tersebut.

“Saya berharap Pemkab Sergai tidak membayar proyek itu jika memang ada dugaan mark-up. Jangan uang rakyat terbuang sia-sia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sergai, Rusmiani Purba, mengatakan proyek pembangunan pos jaga tersebut belum dibayarkan karena pihaknya belum menerima surat perintah membayar dari Sekretariat DPRD.

Baca Juga :  Semarak Pembukaan Turnamen Putsal Piala KNPI Tanjung Balai 2026: Memupuk Harmoni Pemuda Menuju Indonesia Maju

“Kegiatan pembangunan pos jaga Tahun Anggaran 2026 belum dilakukan pembayaran karena BPKAD belum menerima surat perintah membayar dari OPD Sekwan,” ujarnya kepada MISTAR.

Sebelumnya, proyek pembangunan pos jaga DPRD Sergai itu juga sempat menjadi perhatian warga karena nilai anggarannya dinilai fantastis dibanding ukuran bangunan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proyek tersebut dikerjakan CV Bumi Radina dengan nomor kontrak 45/PPK/SETWAN.SB/SPK/III/2026 dan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp81.002.250.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”
Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun
Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda
Warga Langkat Keluhkan Lampu Masih Padam Usai Black Out Sumatera
Cipayung Plus Deli Serdang Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba
KNPI Tanjungbalai Kepung Mapolres, Tuntut Usut Tuntas Jaringan Scammer
Demo Cabdis Pendidikan Tapteng Memanas, Massa Desak Bobby Nasution Copot Ahmad Dasuki
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:12 WIB

Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:06 WIB

Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:00 WIB

Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:05 WIB

Warga Langkat Keluhkan Lampu Masih Padam Usai Black Out Sumatera

Berita Terbaru

Editorial

Pemadaman Listrik Bukan Bencana Gratis Untuk PLN

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:10 WIB