MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID-Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, setelah pihaknya tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), bersama Panglima Kodam I/BB mereka akan memprioritaskan pengiriman suplai makanan dan minuman ke wilayah Tapteng, Sibolga, dan daerah terdampak lainnya.
Diakui Whisnu, dalam beberapa hari terakhir wilayah Tapteng dan Sibolga tidak dapat dilalui lewat jalur darat. Hujan deras sejak Minggu, 23 November, hingga Kamis telah mengakibatkan longsor dan banjir yang menutup akses jalan umum sepanjang sekitar 30 kilometer.
“Kami bersama Pak Pangdam I/BB sebelum mendarat di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, akan menelusuri jalur yang tertimbun longsor kurang lebih 30 kilometer dari Taput hingga Tapteng. Di sana banyak kendaraan yang belum dapat dijangkau pasukan TNI-Polri,” ujar Irjen Whisnu, Sabtu (29/11).
Setelah meninjau jalur yang terputus, lanjut Whisnu, TNI-Polri akan memprioritaskan pengiriman bahan makanan ke wilayah Tapteng. Dalam empat hari terakhir, daerah tersebut tidak mendapatkan pasokan makanan dari luar.
“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kami memprioritaskan bantuan makanan dan minuman karena dari informasi yang kami terima, selama empat hari warga tidak dapat mengakses pasokan kebutuhan pokok,” kata Whisnu mengakhiri.
Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto mengatakan, kedatangannya bersama Kapolda Sumut ke Tapanuli Tengah bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lokasi bencana. Setelah melakukan pengamatan, pihaknya akan menyusun strategi terkait langkah bantuan dan evakuasi.
“Saya dengan Kapolda hari ini menuju Sibolga dan Tapteng menggunakan helikopter. Kami kemudian bergabung dengan Gubernur untuk mengakses seluruh lokasi bencana. Semoga kami dapat melakukan pengamanan dan penyelamatan yang menjadi prioritas,” ujar Mayjen Rio Firdianto singkat.
Untuk diketahui, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto dan rombongan telah tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah pada Sabtu pagi. Mereka menggunakan helikopter yang diberangkatkan dari Bandara Silangit menuju lokasi bencana alam.
Penulis : Youlie









