JMI Sumut Demo di Depan Kantor DPD Partai Gerindra Sumut ” Pecat dan Tindak Tegas H Ajie Karim “

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LMEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) hari ini melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, menuntut pemecatan Ajie Karim, anggota DPRD Sumut sekaligus kader Gerindra.

Aksi ini menyusul viralnya sebuah video yang memperlihatkan Ajie Karim sedang berpesta di tempat hiburan malam. Di saat yang sama, gelombang protes tengah menyapu hampir seluruh Indonesia – dipicu oleh tunjangan anggota DPR RI yang kontroversial dan dianggap tidak mencerminkan empati terhadap kondisi rakyat. Video Ajie Karim dinilai sebagai simbol hedonisme di tengah penderitaan publik.

Dalam orasinya, Ridwan Dalimunte, pimpinan aksi JMI, menegaskan bahwa perilaku Ajie Karim telah mencoreng citra partai dan Presiden. Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum DPP Gerindra, untuk segera memerintahkan DPD Gerindra Sumut memecat Ajie dari jabatannya sebagai kader partai dan anggota legislatif.

“Kami meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera memberi perintah kepada DPD Gerindra Sumut agar memecat Ajie Karim. Tindakan hedonisnya di tengah penderitaan rakyat adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah partai dan rakyat,” tegas Ridwan Dalimunte di hadapan massa aksi.

Baca Juga :  Ini Dia Mahasiswa yang Kejang dan Berdarah-darah, Ternyata Bukan Dipukuli Polisi

Massa juga mengancam akan memperluas gelombang protes ke kota-kota lain di Sumatera Utara jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.

Aksi mahasiswa ini sejajar dengan tema universal yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR-DPR–DPD RI tanggal 15 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo mengecam praktik hedonisme oleh elit dan memperingatkan bahwa kekayaan dan fasilitas publik harus digunakan untuk kemakmuran rakyat:

“Ada sebagian pengusaha yang memanfaatkan kekuatan modal mereka untuk dominasi dan manipulasi kehidupan rakyat, dan ini tidak bisa kita terima.”

“Kami pastikan bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Dengan kata lain, Prabowo menegaskan komitmennya menyelamatkan negara dari elit yang terlalu nyaman dan bersikap tak peduli terhadap kepentingan rakyat. Ia meminta agar kekuasaan baik itu modal, jabatan, maupun fasilitas diterapkan untuk memberikan kesejahteraan yang merata dan bukan untuk pelampiasan gaya hidup mewah di tengah kesulitan publik.

Baca Juga :  Wisuda STIK-P Medan: Lulusan Diminta Optimalkan Kemampuan Komunikasi

“Narasi peristiwa di Sumut dan pidato Prabowo menunjukkan sebuah ketegangan antara aspirasi publik dan realitas elit politik. Langkah mahasiswa menggambarkan kesadaran kolektif terhadap integritas pejabat publik bahwa warga tidak hanya menuntut perubahan kebijakan, tetapi juga perilaku moral”, kata Ridwan.

Menurut Ridwan, Jika ajakan Prabowo untuk menempatkan kepentingan rakyat di atas hedonisme benar-benar diterapkan terutama dalam kasus Ajie Karim maka ini bisa menjadi momentum penting untuk membangun kepercayaan publik dan mewujudkan politik yang bersih dan berwibawa.

Sementara itu H Ajie Karim yang dihubungi via telpon selular di nomor 081362xxxxxx tidak membalas pesan yang dikirim, dan langsung memblokir WA yang terkirim.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Lokasi di Medan Padam Listrik 7,5 Jam Hari Ini Selasa 13 Januari 2026
Proyek Penanamanan Kabel oleh Apjatel Abaikan Aspek K3
Kapolsek Delitua Pimpinan Upacara Bendera di SMAN 13 Medan
Dishub Medan Tegaskan Pemasangan Median Jalan Sudah Dikaji, Klaim Kurangi Kemacetan
Tolak Pilkada Melalui DPRD, Hasyim: Tidak Ada Jaminan Kepala Daerah Tidak Korupsi
Plt. Kepsek SMKS IT Aisyiyah Sumut Diduga Rangkap Jabatan Sebagai PPPK Kecamatan Medan Amplas
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab dan Pengukuhan PJU Serta Kapolres Jajaran
Proses Mediasi Gagal, Korban Pelanggaran UU ITE Minta Polrestabes Medan Tetapkan Tersangka Trinov Fernando Sianturi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:01 WIB

6 Lokasi di Medan Padam Listrik 7,5 Jam Hari Ini Selasa 13 Januari 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:59 WIB

Proyek Penanamanan Kabel oleh Apjatel Abaikan Aspek K3

Senin, 12 Januari 2026 - 21:35 WIB

Kapolsek Delitua Pimpinan Upacara Bendera di SMAN 13 Medan

Senin, 12 Januari 2026 - 20:53 WIB

Dishub Medan Tegaskan Pemasangan Median Jalan Sudah Dikaji, Klaim Kurangi Kemacetan

Senin, 12 Januari 2026 - 18:11 WIB

Tolak Pilkada Melalui DPRD, Hasyim: Tidak Ada Jaminan Kepala Daerah Tidak Korupsi

Berita Terbaru