DPRD Medan Minta PT KIM Siapkan Sarana Pemadam Kebakaran

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Medan mendorong PT Kawasan Industri Medan (KIM) menyiapkan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran (Damkar) yang sesuai standar. Hal ini mengingat kawasan industri tersebut masuk dalam zonasi rawan kebakaran.

Ketua Pansus Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK), Edwin Sugesti Nasution, menegaskan PT KIM sebagai pengelola kawasan harus memastikan kesiapan sarpras.

“Persiapan Sarpras Damkar itu harus sesuai dengan luas wilayah cakupan. PT KIM selaku pengelola harus mampu mengcover luas wilayah. Dan ini harus dipersiapkan secara menyeluruh,” ucap Edwin usai rapat pembahasan Ranperda PPK bersama PT KIM dan PT Pelindo di DPRD Medan, Selasa (9/9).

Edwin menambahkan, secara geografis PT KIM berada di dua wilayah, yakni Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang. “Kita hanya membahas wilayah yang masuk Kota Medan saja. Setelah seluruh sarana dan prasarana Damkar disiapkan, nantinya akan dikelola menjadi UPT masuk wilayah Kota Medan,” katanya.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Wakil Ketua Pansus, Lailatul Badri, menilai fasilitas Damkar di kawasan industri tersebut masih jauh dari mencukupi.

“Ketersediaan armada dan hydrant di PT KIM tidak mumpuni untuk mengcover seluruh kawasan. Tidak akan mungkin cuma 2 armada dan 3 hydrant (1 hydrant di KIM 1 dan 2 hydrant di KIM 2) mampu menghandle kawasan seluas itu. PT KIM harus berkontribusi secara kawasan, walaupun perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan itu memiliki tanggung jawab secara pribadi terhadap perusahaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Medan, Muhammad Yunus, menyebut armada Damkar yang ada di PT KIM sebenarnya milik Dinas PKP.

Baca Juga :  Kejatisu Melaksanakan Syukuran Memperingati Hari Bakti Adhyaksa ke 65 Tahun

Baca Juga:
PT KIM Didesak Tuntaskan Keluhan Masyarakat Medan Labuhan

“PT KIM hanya menyediakan lahan untuk dijadikan outlet saja. Itulah yang menjadi UPT sekarang ini. Lahan tersebut sebenarnya masih kurang luas melihat risiko kebakaran yang akan terjadi,” katanya.

Dari pihak PT Pelindo, Yusrizal menyampaikan bahwa mereka memiliki sarana penanggulangan kebakaran lebih lengkap, antara lain 4 unit mobil Damkar, 5 kapal tunda berfungsi sebagai Damkar, 150 hydrant, 3 titik tandon, dan fasilitas pengisian air di dermaga.

“Kami juga punya 3 tempat pengisian air dari atas. Bahkan kalau emergency, air sepanjang dermaga bisa digunakan. Tapi kami tetap butuh perlindungan, karena kami selalu dilempar untuk selalu turun membantu memadamkan api. Kalau boleh dikatakan, kami kapok, makanya kami minta perlindungan,” ujarnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi
RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”
Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas
PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026
Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan
Dari 71 SPPG Yang Beroperasi di Medan, Baru 42 yang Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Besok, Pedagang di Lantai 2 Pasar Sambas Harus Kosongkan Lapaknya
12 February 2026, SMKN 8 Medan Akan Gelar Job Fair dan Louncing Lisensi Halal 50 Produk
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:17 WIB

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIB

RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:16 WIB

Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:14 WIB

PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:50 WIB

Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan

Berita Terbaru

Daerah

Piala Futsal KNPI Tanjung Balai ” Energi Of Harmoni”

Sabtu, 7 Feb 2026 - 18:13 WIB