Diduga, Tidak Beri Upeti, SK Kepling Di Kelurahan Kwala Pangkalan Mansur Ditahan

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE ID– Lagi-lagi isu tak sedap menghampiri Kecamatan Medan Johor, setelah geger dengan kasus korupsinya beberapa waktu yang lalu. Kali ini isu tak sedap menghampiri Plt. camat Medan Johor Gunawan Peranginangin ST MM.

Kali ini tak lain dan tak bukan adalah urusan pemilihan Kepling di Lingkungan Kwala bekala pangkalan Mansur kecamatan Medan Johor beberapa waktu yang lalu.

Dari informasi yang dihimpun tim suarasumuonline.od diketahui sampai saat ini dari 6 Kelurahan ada 7 Kepling Kwala Bekala yang SK nya belum di serahkan dan 1 Kepling di Pangkalan Mansur yang juga SK nya masih ditahan oleh Camat Medan Johor, padahal kesemuanya sudah mengikuti ujian asesmen. Padahal seluruh keplingnya sudah terpilih.

Baca Juga :  DRPD Sumut Sebut Sekolah Lima Hari Besutan Gubernur Bobby Perlu Dikaji Ulang

” Ya, Kepling sudah terpilih, tapi SK nya belum dikasih, kalau yang saya tahu itu bukan orang pilihan pak camat dan tidak ada setor sama Camat sampai saat ini, asli memang pilihan warga, ” jelas SS warga Kwala bekala kepada Suarasumutonline.id Jumat ( 20/2).

Ironisnya lagi, Kepling yang menang itu juga mendapat intervensi dari salah satu tokoh politik dari partai kuning yang tinggalnya di seputaran Medan Johor- Asrama Haji.

Ditempat terpisah Camat Medan Johor Gunawan Peranginangin ST MM kepada suarasumutonline.id melalui WhatsApp membantah semua tuduhan tersebut.

” Untuk kepling Pangkalan Mansur 1 lingkungan Kwala Bekala 6 Linkungan belum diumumkan siapa yang diangkat jadi kepling karna masih ada riak-riak dilapangan, kebetulan di 7 lingkungan itu calon keplingnya lebih dari 1 orang.

Baca Juga :  Perolehan Suara Prof DR Muryanto Kembali Pimpin USU

Kalo pertanyaan ibu yang terpilih bukan orang saya, saya jelaskan bahwa tidak ada istilah “orang saya” artinya saya netral tidak ada kepentingan pribadi. Kalau soal upeti, silahkan ditanya ke semua kepling yang sudah kami angkat apakah ada ngasi upeti sama saya?,” terang nya.

Namun sayangnya saat ditanyakan apakah ada intervensi dari pihak luar khusunya salah satu tokoh politik kota Medan yang juga tinggal di seputaran Medan Johor, Plt. Camat Medan Johor ini pun bungkam hingga berita ini disiarkan.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sambut Gembira Rencana Perbaikan Jalan di Depan SMAN 21 Medan oleh Dinas SDABMBK kota Medan
Kemenimipas Tinjau Klinik, Dapur Sehat dan Program Pembinaan di Rutan Kelas I Medan
Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Polonia-Johor-Maimun Kembali Terbuka
Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Rico Waas Ultimatum Dirut PUD Pasar: Tinggalkan Cara Lama, Jadikan Perusahaan Mesin Pencetak PAD
Jalan Veteran Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus, Dinas BMBKCK Sumut
Diduga Rugikan PAD, Bangunan di Jalan Tangkul dan Budi Utomo Disorot, Jumlah Unit Diduga Tak Sesuai PBG
Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Warga Sambut Gembira Rencana Perbaikan Jalan di Depan SMAN 21 Medan oleh Dinas SDABMBK kota Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Kemenimipas Tinjau Klinik, Dapur Sehat dan Program Pembinaan di Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:04 WIB

Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Polonia-Johor-Maimun Kembali Terbuka

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:53 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Rico Waas Ultimatum Dirut PUD Pasar: Tinggalkan Cara Lama, Jadikan Perusahaan Mesin Pencetak PAD

Berita Terbaru

Berita

Dinas SDABMBK Medan Jemput Bola Tangani Infrastruktur

Jumat, 7 Agu 2026 - 21:03 WIB