MEDAN, SSOL.ID – Penasehat Dewan Peduli Negeri, T.M. Yusuf, meminta pihak PLN segera memberikan jawaban resmi serta kompensasi kepada masyarakat yang terdampak pemadaman listrik di sejumlah wilayah.
Menurut Yusuf, pemadaman yang terjadi telah merugikan masyarakat, baik dari sisi aktivitas sehari-hari maupun pelaku usaha yang mengalami gangguan operasional akibat listrik yang tidak stabil maupun padam dalam waktu cukup lama.
“Kami meminta pihak PLN segera memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat serta kompensasi bagi warga yang terdampak pemadaman listrik. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan tanpa ada kepastian,” tegas T.M. Yusuf, Minggu (31/5).
Ia menilai, jika PLN tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut secara serius, maka jajaran pimpinan diminta bertanggung jawab.
“Kalau memang tidak sanggup menangani persoalan ini, kami meminta Kakanwil dan Dirut PLN untuk mundur dari jabatannya hari ini juga,” ujarnya.
Sebagai bentuk protes, Dewan Peduli Negeri juga berencana menggelar aksi unjuk rasa pada 3, 4, dan 5 Juni 2026. Aksi tersebut disebut akan berlangsung secara serentak di sejumlah wilayah, meliputi Medan, Aceh, Sumatera Barat, hingga Riau, dengan titik aksi di kantor-kantor PLN di daerah tersebut.
“Kami akan turun menyampaikan aspirasi masyarakat agar ada perhatian serius terhadap persoalan pemadaman listrik yang terus berulang,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan maupun rencana aksi tersebut.
Penulis : Yuli









