Dugaan Korupsi Pengadaan Smartboard Rp 49,9 M, Praktisi Hukum ” Jika Sudah Cukup Alat Bukti, Priksa Pjs Bupati Langkat Faisal Hasimi

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Panjangnya proses penyidikan terkait kasus dugaan korupsi di dinas Pendidikan kabupaten Langkat senilai Rp49,9 Miliar tahun anggaran 2024 saat Pjs. Bupati Langkat di pegang oleh Faisal Hasimi yang sekarang menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara terus menjadi sorotan.

Tidak kunjung di tetapkanya satu orang pun tersangka oleh Kejaksaan Negeri Langkat meski telah memeriksa sekitar 18 orang. Menjadi satu tanda tanya, bahkan sampai saat ini, Kejari Langkat belum pernah satu kalipun memeriksa kuasa pemegang anggaran saat itu, Pjs. Bupati Langkat.

Dilihat dari kacamata hukum, Rina Melati Sitompul SH. MH, menilai bahwa tahapan dalam proses penyelidikan terlebih dahulu harus benar-benar mengarah pada perbuatan korupsi yang dalam hal ini kerugian negara.

Baca Juga :  Perkara PMH di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Berlanjut, Ketidakhadiran Pihak Jadi Sorotan

” Dengan adanya laporan maka akan dilakukan proses pemeriksaan para saksi untuk memastikan perbuatan korupsi dilakukan siapa? Jika sudah ada ditemukan dugaan maka akan dilanjutkan tahapan penyelidikan untuk proses upaya paksa. Misal penetapan tersangka dan penangkapan atau penahanan, ” Ujar Rina.

Dan saat ini dinilai sudah sampai proses penyidikan yang telah ditingkatkan tapi tersangka belum ada maka dimungkinkan tahapannya itu masih dalam proses penyelidikan.

“Terhadap proses pemeriksaan belum melibatkan PJs bupati langkat, dimungkinkan jika telah terpenuhinya 2 alat bukti, dengan ditetapkannya tersangka, tentunya pihak kejaksaan bisa melakukan pengembangan apakah Bupati selaku penanggung jawab anggaran bisa dipanggil, ” Tegas Rina.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Pembelian Eks Rumah Singgah Masuk Kejati Sumut

Sebelumnya diketahui, Kejaksaan negeri Langkat telah memeriksa Oknum kepala bidang di Dinas Pendidikan Langkat berinisial MF . MF diperiksa penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Langkat, awal pekan lalu.

Pemeriksaan itu merupakan serangkaian proses penyelidikan dugaan korupsi pengadaan smartboard tahun anggaran 2024 senilai Rp 49,9 Miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat, Ika Lius Nardo kepada media,Jum’at (8/8) kemarin membenarkan adanya pemeriksaan terhadap oknum kabid, “Benar, dimintai keterangan. Jumlah yang dimintai keterangan sejauh ini masih sama dengan yang lalu sebanyak 18 orang. Terkait permintaan keterangan yang kemarin, itu adalah permintaan keterangan tambahan terhadap orang yang sudah memberikan keterangan sebelumnya,”,” ujar Nardo singkat.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sumut Terima Vonis Keponakan Wali Kota Tebing Tinggi 1,5 Tahun Penjara
Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit
Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Bupati Sergai dan Kajati Sumut Tekankan Integritas Aparatur untuk Cegah Korupsi
Kejati Sumut Periksa Tujuh Saksi Terkait Dugaan Korupsi Rp7 Miliar di PDAM Tirta Lihou Simalungun
KOMANDAN Madina dan JMI Demo di Mapoldasu, Desak Kapolda Tertibkan PETI di Muara Batang Gadis 
Berikan Dukungan Kepada Sumantri dan Fajar, Massa Pujakesuma Padati Pengadilan Negeri Lubuk Pakam
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:38 WIB

Kejati Sumut Terima Vonis Keponakan Wali Kota Tebing Tinggi 1,5 Tahun Penjara

Rabu, 4 November 2026 - 13:00 WIB

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:57 WIB

Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 23:27 WIB

BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WIB

Bupati Sergai dan Kajati Sumut Tekankan Integritas Aparatur untuk Cegah Korupsi

Berita Terbaru