Inflasi Sumut Capai 3,96 Persen pada November 2025, BPS Soroti Kenaikan Harga Pangan dan Jasa

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,96 persen pada November 2025. Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,21 pada November 2024 menjadi 110,42 pada November 2025 menunjukkan adanya lonjakan harga yang signifikan di berbagai sektor. Sementara itu, tingkat deflasi month-to-month (m-to-m) tercatat sebesar 0,42 persen, dan inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 2,96 persen.

Statistik Ahli Utama BPS Sumut, Misfarudin, menjelaskan bahwa inflasi y-on-y ini didorong oleh kenaikan indeks di hampir seluruh kelompok pengeluaran. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan indeks 6,52 persen, memberikan andil inflasi sebesar 2,30 persen. Disusul kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang mengalami kenaikan indeks 13,12 persen, berkontribusi 0,79 persen terhadap inflasi total.

Baca Juga :  PT Socfindo Indonesia Patuh Terhadap Aturan dan Mengedepankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

“Komoditas utama yang mendominasi sumbangan inflasi y-on-y adalah cabai merah, emas perhiasan, beras, ikan dencis, daging ayam ras, dan biaya akademi/perguruan tinggi. Sebaliknya, deflasi y-on-y disumbang oleh penurunan harga tomat, bawang putih, daging babi, dan beberapa produk kebersihan rumah tangga,” katanya, Senin (1/12).

Secara bulanan (m-to-m), tercatat deflasi sebesar 0,42 persen, dengan komoditas penyumbang deflasi terbesar yakni cabai merah, tomat, kentang, cabai hijau, dan beras.

Baca Juga :  Ironis! Sumut Penghasil Sawit Terbesar, Rakyatnya Justru Susah Cari Minyak Goreng

“Namun, pada periode yang same, harga angkutan udara, ikan kembung, daging ayam ras, emas perhiasan, dan telur ayam ras justru menjadi penyumbang utama inflasi bulanan,” ucapnya.

Seluruh delapan kabupaten/kota IHK di Sumut mengalami inflasi y-on-y. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 5,17 persen, sedangkan yang terendah tercatat di Kabupaten Karo sebesar 2,34 persen. Adapun deflasi m-to-m terjadi di seluruh kabupaten/kota IHK, dengan deflasi terdalam terjadi di Kabupaten Labuhanbatu.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBM Solar B50 Resmi Disalurkan, Harga Subsidi Tetap Rp6.800 per Liter
PT Socfindo Indonesia Patuh Terhadap Aturan dan Mengedepankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
Grend Opening Ombak Kupie ” Utamakan Pelayanan dan kualitas Menu”
Ironis! Sumut Penghasil Sawit Terbesar, Rakyatnya Justru Susah Cari Minyak Goreng
Pelajari Manfaat Besar Analisis Kebijakan Publik di Sini!
Astra Daihatsu Makassar Alauddin, Solusi Mobil Baru dan Bengkel Resmi untuk Sahabat Daihatsu
Workshop Kilau Jelantah Ajak Ibu-Ibu Temanggung Ubah Minyak Goreng Bekas Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi
Hemat Budget Hingga 40%! Mengapa Layanan Driver-Guide Kini Jadi Tren Baru di Kalangan Wisatawan VIP
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:55 WIB

BBM Solar B50 Resmi Disalurkan, Harga Subsidi Tetap Rp6.800 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 17:38 WIB

PT Socfindo Indonesia Patuh Terhadap Aturan dan Mengedepankan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Senin, 13 Juli 2026 - 10:47 WIB

Grend Opening Ombak Kupie ” Utamakan Pelayanan dan kualitas Menu”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:09 WIB

Ironis! Sumut Penghasil Sawit Terbesar, Rakyatnya Justru Susah Cari Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pelajari Manfaat Besar Analisis Kebijakan Publik di Sini!

Berita Terbaru