MEDAN, SSOL.ID – Tim Penjinak Bom atau Gegana dari Polrestabes Medan melakukan penyelidikan di lokasi ledakan sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi menutup akses masuk ke lokasi dan mengatur lalu lintas di depan kompleks.
Hingga pukul 18.00 WIB, petugas masih berada di lokasi kejadian. Dua alat berat terpantau masuk ke dalam kompleks untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan puing.
“Awak jurnalis tidak dapat masuk ke lokasi tersebut,” demikian terpantau di lapangan.
Sebelumnya diberitakan, ledakan terjadi di rumah milik Kris Hasan di Jalan Perhubungan Nomor 3B. Akibat peristiwa itu satu rumah hancur dan sekitar lima rumah di sekitarnya terdampak.
Dua korban telah dievakuasi ke rumah sakit, yakni anak pemilik rumah dan seorang kurir ojek daring. Sementara itu petugas masih mencari tiga orang lainnya yang diduga masih berada di dalam bangunan.
Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane menduga sementara ledakan dipicu oleh gas. Namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan Tim Gegana dan Inafis Polrestabes Medan.
“Penyebab ledakan diduga gas. Saat ini masih didalami oleh Pak Kapolrestabes,” ujar Noor Alfi.
Dampak ledakan terasa hingga radius 50 meter. Kaca jendela dan kanopi rumah warga sekitar pecah akibat gelombang ledakan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti dan jumlah total korban.
Penulis : Samsuwir









