Ratusan Ibu Serbu GPM Siantar; Minyak Rp 29 Ribu, Telur Rp48 Ribu/Papan Jelang Idul Adha

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMATANGSIANTAR, SSOL.ID – Menyambut Hari Raya Idul Adha 2026, Pemko Pematangsiantar lewat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah/GPM serentak. Kegiatan berlangsung Kamis-Jumat, 21-22 Mei 2026 di Lapangan Haji Adam Malik, dipimpin langsung Kadis Pertanian Ir. Mean Manurung.

GPM ini sediakan bahan pokok harga di bawah pasar. Beras SPHP 5 kg dijual Rp58.000/sak. Minyak goreng merek “Kita” Rp29.000/2 liter. Telur Rp48.000/papan isi 30 butir. Gula pasir Rp17.500/kg, lebih murah Rp500 dari harga pasar Rp18.000/kg.

Komoditas lain juga disubsidi: cabai, tomat Rp15.000/kg, bawang merah, bawang putih, timun, terong, kangkung, bayam, sawi, kol, kentang, wortel. Semua selisih harga Rp500/kg dibanding pasar.

Baca Juga :  Warga Temukan Air Sungai Menghitam, Diduga dari Pembuangan Limbah PMKS PT. Palmaris Raya

“Gelar Pasar Murah ini untuk bantu keringanan ibu-ibu penuhi kebutuhan rumah tangga, apalagi menjelang Idul Adha 2026 saat harga sembako mulai naik,” kata Kabid Pangan Dinas Ketahanan Pangan Laila Nasution.

Pantauan SSOL.ID, ratusan sak beras Bulog diangkut pakai mobil dinas plat merah BK 8101 W dan BK 8138 W langsung ludes diserbu warga. Pengunjung didominasi ibu-ibu yang antre tertib mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

Turut hadir memonitor: Kadis Pertanian Ir. Mean Manurung, Kadis Perdagangan, Kepala Kesbanglinmas, dan Kadis Perumahan & Kawasan Permukiman Robert Sitanggang._Foto: Kadis Pertanian Ir. Mean Manurung memantau GPM di Lapangan Haji Adam Malik, Pematangsiantar, 21 Mei 2026. Ratusan sak beras SPHP Rp58 ribu ludes diserbu warga jelang Idul Adha._

Baca Juga :  Bupati-Wabup Sergai Turun Langsung ke Sipispis Pasca Bentrok, Janji Mediasi Senin

GPM jadi jurus jitu Pemko Siantar meredam gejolak harga jelang Idul Adha. Tapi PR-nya: jangan cuma 2 hari setahun. Kalau bisa rutin tiap bulan, daya beli warga makin terjaga. Subsidi Rp500/kg memang kecil, tapi bagi ibu-ibu, itu artinya dapur tetap ngebul.

 

Penulis : Nurleli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suara Pemuda Tanjungbalai Menggema Lewat Dzikir Bersama: Stop Kekerasan Terhadap Anak
Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kunjungi Anak Diduga Korban Pencabulan di RSUD
Rumah Karyawan PTPN IV Pabatu di Sergai Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan Solar
Job Fair 2026 di Pematangsiantar Libatkan 35 Perusahaan, Buka Ribuan Peluang Kerja
Pemkot Tanjungbalai Siap Jatuhkan Sanksi Tegas ke Guru PPPK Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak
KNPI Tanjungbalai Desak Kadisdik Tegakkan Aturan Anti-Kekerasan di Sekolah
Pemko Tanjungbalai dan Kemenkum Sumut Teken Kerja Sama untuk Lindungi Karya Kreatif dan Logo “Kerang”
Wali Kota Tanjungbalai Lepas M. Rijal Hafiz Kuliah di Universitas Al-Ahgaff Yaman
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:06 WIB

Suara Pemuda Tanjungbalai Menggema Lewat Dzikir Bersama: Stop Kekerasan Terhadap Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:44 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kunjungi Anak Diduga Korban Pencabulan di RSUD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:56 WIB

Rumah Karyawan PTPN IV Pabatu di Sergai Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan Solar

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:57 WIB

Job Fair 2026 di Pematangsiantar Libatkan 35 Perusahaan, Buka Ribuan Peluang Kerja

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pemkot Tanjungbalai Siap Jatuhkan Sanksi Tegas ke Guru PPPK Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak

Berita Terbaru