Pembangunan Bukan Pencitraan Politik, Bupati Nias Barat Kembali Ajukan 48 Km Infrastruktur Jalan

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NIAS BARAT,  SUARASUMUTONLINE.ID -Pemerintah Kabupaten Nias Barat menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya Jembatan Sungai Noyo, tidak boleh dijadikan sebagai komoditas pencitraan politik oleh pihak mana pun. Penegasan ini disampaikan menyusul berkembangnya narasi publik yang mencoba mengaitkan penyelesaian jembatan tersebut dengan klaim keberhasilan pemerintahan sebelumnya.

Secara faktual, Jembatan Sungai Noyo yang diresmikan pada 11 Februari 2026 merupakan proyek yang dituntaskan pada masa pemerintahan Bobby Nasution, yang dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara pada 20 Februari 2025, bersamaan dengan pelantikan Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu untuk periode 2025–2029.

Bupati Nias Barat menjelaskan bahwa secara historis proyek Jembatan Noyo memang pernah dikerjakan pada periode pemerintahan sebelumnya, namun tidak pernah berfungsi dan bahkan sempat mangkrak. Kondisi tersebut menjadi simbol kekecewaan masyarakat karena jembatan tidak dapat digunakan untuk mendukung aktivitas transportasi maupun perekonomian warga.

Baca Juga :  Masyakarat Desa Berohol Besilam Minta Pemkab Langkat Bangun Jalan ..

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nias Barat menilai tidak tepat apabila saat ini muncul upaya membingkai ulang sejarah seolah-olah penyelesaian jembatan yang kini dinikmati masyarakat merupakan keberhasilan masa lalu. Pemerintah menegaskan bahwa usulan bukanlah penyelesaian, janji bukanlah realisasi, dan proyek mangkrak tidak dapat disebut sebagai prestasi.

Dalam momentum peresmian, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Kepulauan Nias merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, serta dukungan masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh menjadi panggung individu, melainkan kerja sistem yang mengedepankan sinergi dan keberlanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu kembali mengusulkan pembangunan tambahan infrastruktur jalan sepanjang 48 kilometer meliputi; Ruas jalan dari Mandrehe kesirombu, dari sirombu siwalawa menuju perbatasan Nias selatan dan tugala menuju Perbatasan jalan Belanda perbatasan Nias Selatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Usulan tersebut mencakup beberapa ruas strategis di wilayah Kabupaten Nias Barat yang hingga kini masih mengalami kerusakan parah dan membutuhkan penanganan segera.

Baca Juga :  Halal Center Mathla’ul Anwar Sumatera Utara Perkuat Kualitas P3H di Kabupaten/Kota Pulau Nias

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Sumatera Utara menyatakan akan menindaklanjuti dan memprioritaskan permohonan Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi pada prinsipnya mendukung penuh percepatan pembangunan di wilayah Nias Barat sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara.

Pemerintah Kabupaten Nias Barat menegaskan sikapnya untuk tidak terjebak dalam polemik politik, namun juga tidak akan membiarkan fakta diputarbalikkan demi kepentingan elektoral. Penyelesaian Jembatan Sungai Noyo disebut sebagai hasil komitmen, pengawalan, dan sinergi pemerintahan yang sedang berjalan, serta diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan berkelanjutan yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

 

Penulis : Oda Zai

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Galian C di Pulau Gambar Meresahkan Warga, Diduga Tak Berizin
DPRD Deli Serdang Tolak Anggaran Sewa 30 Unit Mobil Listrik Bupati dan OPD
Suara Pemuda Tanjungbalai Menggema Lewat Dzikir Bersama: Stop Kekerasan Terhadap Anak
Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kunjungi Anak Diduga Korban Pencabulan di RSUD
Rumah Karyawan PTPN IV Pabatu di Sergai Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan Solar
Job Fair 2026 di Pematangsiantar Libatkan 35 Perusahaan, Buka Ribuan Peluang Kerja
Pemkot Tanjungbalai Siap Jatuhkan Sanksi Tegas ke Guru PPPK Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak
KNPI Tanjungbalai Desak Kadisdik Tegakkan Aturan Anti-Kekerasan di Sekolah
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:11 WIB

Aktivitas Galian C di Pulau Gambar Meresahkan Warga, Diduga Tak Berizin

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:18 WIB

DPRD Deli Serdang Tolak Anggaran Sewa 30 Unit Mobil Listrik Bupati dan OPD

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:06 WIB

Suara Pemuda Tanjungbalai Menggema Lewat Dzikir Bersama: Stop Kekerasan Terhadap Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:44 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kunjungi Anak Diduga Korban Pencabulan di RSUD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:56 WIB

Rumah Karyawan PTPN IV Pabatu di Sergai Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan Solar

Berita Terbaru