Ngeri! Jalan Lintas Mandoge Asahan Kupak-Kapik, Pengendara Terancam Nyawa

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan lintas Mandoge

Kondisi jalan lintas Mandoge

ASAHAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Pengguna jalan lintas Mandoge, Kabupaten Asahan, diminta ekstra hati-hati. Pasalnya, selain banyak badan jalan yang kupak-kapik, sejumlah titik juga mengalami longsor sehingga sangat membahayakan pengendara.

Kepada wartawan SSOL.id, Selasa (9/9/2025), para pengguna jalan mengaku was-was melintasi jalur tersebut, apalagi saat musim penghujan.

“Selain jalan licin, ada juga genangan air dan minim penerangan. Jadi ini sangat berbahaya bagi kami yang kerap melintas di jalan Mandoge ini,” ujar Putra, salah seorang pengguna jalan.

Baca Juga :  Eks Kabag Pemkab Madina Didakwa Korupsi, Laporan Fiktif Rp 385 Juta

Ia berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan.

“Kalau dibiarkan, ini sangat membahayakan dan bisa menelan korban jiwa, bang,” tambahnya.

Warga setempat menyebutkan, selama ini mereka kerap melakukan penimbunan seadanya di badan jalan yang rusak parah. Namun, upaya itu tidak banyak membantu.

Baca Juga :  Pemanfaatan Teknologi Pertanian Tingkatkan Hasil Panen Timun di Deli Serdang

“Tidak sedikit kecelakaan sering terjadi di sini. Kami sudah berulang kali bermohon kepada pemerintah agar segera memperbaiki, tapi sampai sekarang tidak ada respon. Malah jalan makin parah rusaknya,” keluh seorang warga.

Kondisi jalan lintas Mandoge yang kian memprihatinkan ini membuat masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil langkah nyata, agar tidak terus menimbulkan ancaman bagi keselamatan pengguna jalan.

Penulis : Deddy

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan
Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah
Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan
Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan
Bukan Membantu Warga, AW Sekdes Pagar Merbau-II “AW” Malah Diduga Peras Warga Untuk Mendapatkan Pekerjaan
Aliansi Mahasiswa Datangi Kemendagri, Minta Kinerja Pemkab Dairi Dievaluasi
Kejari Gunungsitoli Damaikan Abang Adik Kandung Lewat Restorative Justice
Komisi III DPRD Langkat dan Camat Hinai Dukung Penolakan Pedagang terhadap Rencana Pembangunan KDMP
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:48 WIB

Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:31 WIB

Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:26 WIB

Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:45 WIB

Bukan Membantu Warga, AW Sekdes Pagar Merbau-II “AW” Malah Diduga Peras Warga Untuk Mendapatkan Pekerjaan

Berita Terbaru

Editorial

EDITORIAL : Ketika Lembaga Penegak Hukum Saling Berhadapan

Jumat, 10 Jul 2026 - 18:21 WIB