BATUBARA, SUARASUMUTONLINE.ID – Puluhan massa melakukan aksi di gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kantor Bupati Batu Bara, Rabu (4/2).
Massa menuntut pimpinan DPRD dan Bupati Batu Bara agar melakukan test urine kepada seluruh pegawai dan khususnya kepada Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum H. OK Arya Zulkarnain, dr. Guruh Wahyu Nugraha.
Massa awalnya datang mengendarai delapan unit mobil dan dua puluh unit sepeda motor dan melakukan aksi unjuk rasa (unras) di depan gedung DPRD Batu Bara, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Lima Puluh.
Aksi massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pejuang Kemerdekaan Rakyat (DPC LSM PAKAR) di depan gedung DPRD dibarengin dengan membentangkan poster bentuk protes.
Dalam tuntutannya massa menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya mendesak agar Direktur Utama (Dirut) RSU H. OK Arya Zulkarnain di “COPOT” dari jabatannya.
Setelah berorasi selama 60 menit tidak ada satu pun Anggota DPRD Batu Bara yang mau menemui mereka.
Selanjutnya, puluhan massa lalu beranjak ke Kantor Bupati Batu Bara dengan pengawalan pihak Kepolisian Polres Batu Bara.
Di depan Kantor Bupati Batu Bara, massa aksi melakukan orasi yang sama dengan di DPRD yang intinya mendesak Bupati Batu Bara agar segera mencopot Dirut RSU H. OK Arya Zulkarnain dari jabatannya.
“Di mana kami menduga kinerjanya sangat tidak baik, dan hal ini sangat mencoreng citra baik Bupati Batu Bara yang memiliki semboyan Batu Bara Bahagia dan Sejahtera,” pinta massa aksi.
Massa aksi di terima Staf Ahli Setdakab Batu Bara, Attaruddin. Usai mendapat penjelasan, puluhan massa bergerak membubarkan diri dengan tertib.
Penulis : Yuli









