MANDAILING NATAL, SSOL.ID – Ketua Komandan Madina Robi Nasution mendesak Kapolres Mandailing Natal dan Kasat Reskrim baru bertindak tegas. Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin PETI masih marak di Siabu, Batang Natal, Lingga Bayu, Hutabargot, Kotanopan, Muara Batang Gadis, dan kecamatan lain, Jumat 29/5.
Robi menyebut dampak PETI sudah fatal: lingkungan rusak, sungai tercemar, bahkan ada korban jiwa akibat lemahnya pengawasan. Kondisi ini menurunkan kepercayaan publik ke penegak hukum.
“Berdasar info yang kami himpun, ada dugaan keterlibatan oknum Polri di Polres Madina maupun Polsek. Kapolres jangan tutup mata. Ambil tindakan nyata,” tegas Robi.
Ia menilai kedatangan Kapolres dan Kasat Reskrim baru jadi momentum pembuktian. “Publik nunggu ketegasan. Jangan sampai kepercayaan makin turun karena penanganan lamban,” lanjutnya.
Komandan Madina minta penertiban menyeluruh dan evaluasi internal jika ada dugaan keterlibatan aparat. “Penegakan harus profesional dan transparan ke pelaku dan mafia PETI. Kalau ada oknum internal Polri, proses sesuai hukum demi marwah institusi,” ucapnya.
Robi menegaskan sikap tegas dibutuhkan, bukan sekadar imbauan. “Sebagai kontrol sosial, kami akan kawal terus. Kalau penanganan masih lamban, kami akan bawa aspirasi ke Polda Sumut demi penegakan hukum berkeadilan,” tutupnya.
Penulis : Hotman
Editor : Yuli









