Aktivis TAMU Minta Galian C Ilegal di PALUTA Ditindak

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Tatanan Aktivis Mahasiswa Unggulan (TAMU) menggelar aksi unjuk rasa damai jilid I di depan Kantor Polda Sumatera Utara dan Kantor Gubernur Sumatera Utara. Aksi ini digelar untuk menuntut penindakan tegas terhadap kegiatan pertambangan Galian C di Desa Sipiongot Julu, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara yang diduga beroperasi tanpa izin resmi.

Koordinator Aksi TAMU, Ibrahim Cholil Pohan, menjelaskan hasil investigasi tim di lokasi menunjukkan pengelola tambang tidak memiliki dokumen perizinan yang sah, baik Izin Usaha Pertambangan (IUP) maupun Surat Izin Pertambangan Bebatuan (SIPB).

“Kegiatan ini terbukti sudah mencemari lingkungan, merusak ekosistem alam, hingga mengotori aliran air di hulu sungai setempat,” tegas Ibrahim, Jumat (31/7).

Syarif Kumala Siregar dari tim aksi menambahkan, temuan di lapangan mengarah pada keterkaitan kegiatan ilegal ini dengan Proyek Strategis Daerah (PSD-38) pembangunan ruas jalan Sipiongot–Hutaimbaru, serta ruas Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan dan Sipiongot–Batas Labuhan Batu yang dikelola Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara – program unggulan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Baca Juga :  Polisi Diminta Selidiki Dugaan Gudang Pengoplosan Gas LPG Subsidi di Tanjung Morawa

Saat tim konfirmasi ke lokasi, pemilik lahan tambang mengaku izin masih dalam proses pengurusan, namun tetap mempertahankan operasional. Bahkan, ia membantah kritik tim aksi dengan alasan kegiatan tersebut “untuk mendukung pembangunan jalan daerah”.

“Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan kami: material proyek pembangunan jalan strategis daerah justru diambil dari tambang Galian C ilegal,” tambah Koordinator Aksi lainnya, Kali Wahyuda Harahap.

Melalui aksi ini, TAMU menyampaikan beberapa tuntutan antara lain:

1. Meminta Kapolda Sumatera Utara segera menangkap pelaku pertambangan Galian C ilegal di Desa Sipiongot Julu, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara.

2. Meminta Kapolda Sumut turun langsung ke lokasi untuk menghentikan kegiatan tambang dan mengamankan peralatan sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Bupati Deli Serdang Terima Audensi Redaksi Suarasumutonline.id "5 Bulan Memimpin Tekan Belanja OPD Hingga 660 Milliar"

3. Meminta Polda Sumut menuntaskan kasus ini secara transparan, mengingat kasus ini sudah menjadi sorotan luas di media sosial dan kalangan masyarakat.

4. Meminta Gubernur Sumut memanggil Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumut, Kepala UPTD BMCK Gunung Tua, serta pihak pelaksana proyek terkait dugaan penggunaan material ilegal untuk PSD-38.

5. Meminta Gubernur Sumut segera mencopot Kepala UPTD Bina Marga dan Cipta Karya Gunung Tua yang diduga membiarkan pengambilan material ilegal untuk proyek pemerintah.

6. Meminta Gubernur Sumut menekan tegas pelaksana proyek PSD-38 untuk berhenti sepenuhnya mengambil bahan dari tambang Galian C tanpa izin.

TAMU menegaskan tidak akan berhenti sebelum tuntutan dipenuhi. Aksi unjuk rasa jilid II direncanakan digelar minggu depan di lokasi yang sama. Selain itu, mereka juga mendesak pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang sudah dilayangkan sebelumnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Datangi Kantor Gubsu, Buruh Minta UMP Sumut 2027 Naik hingga 10 Persen
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo
Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB