Aktivis Soroti Rumah Dinas Bank Mandiri di Medan Dijadikan Lahan Parkir, Dicurigai Ada Unsur Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Ketua Harian DPP Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM Nezar Djoeli, ST, meminta Bank Mandiri Wilayah I Sumatera Utara memberikan penjelasan terkait penggunaan aset rumah dinas perusahaan di Jalan Listrik, Medan yang diduga disewakan ke pihak swasta sebagai lahan parkir.

Nezar menduga alih fungsi aset BUMN itu melanggar aturan dan berpotensi menjadi temuan BPK serta pintu masuk penyidikan aparat penegak hukum.

Desak Penjelasan dan Audit

Nezar menyampaikan hal itu kepada wartawan di Medan, Selasa (28/7/2026). Ia menyoroti dua bangunan rumah dinas Bank Mandiri yang terletak tepat di depan RS Colombia Asia.

“Kita tahu hal ini diatur dalam peraturan penggunaan aset negara. Mengalihkan fungsi secara permanen kepada pihak swasta kita anggap pelanggaran hukum yang nantinya bisa menjadi temuan BPK,” tegas Nezar.

Ia meminta Kejaksaan dan aparat penegak hukum menjadikan kasus ini pintu masuk untuk audit dan penyidikan.

Baca Juga :  Majelis Ta'lim dan Dzikir Al Haura Sumut Sembelih 3 Hewan Kurban di Medan dan Batubara

“Karena ini sudah menyalahi aturan,” kata Nezar.

Nezar juga mempertanyakan alasan Bank Mandiri melepas asetnya. “Apakah Bank Mandiri sudah kehilangan core business sebagai penyalur kredit, atau memang terjadi sesuatu hingga aset disewakan? Ataukah ada oknum petinggi yang melihat peluang bisnis untuk keuntungan pribadi? Itu yang kita sebut korupsi,” ujarnya.

Hasil Investigasi di Lapangan

Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi, Selasa (29/7/2026), kedua bangunan rumah dinas tersebut saat ini digunakan sebagai lahan parkir. Bahkan hingga ke dalam rumah dipenuhi sepeda motor.

Menurut pengakuan penjaga parkir, lokasi itu khusus untuk parkir karyawan RS Colombia Asia.

Humas RS Colombia Asia, Novelina Lubanraja, yang dihubungi via WhatsApp belum memberikan klarifikasi. Ia hanya menjawab singkat, “Baik, segera kami kabari ya, terima kasih.”

Aturan Rumah Dinas Negara

Penggunaan rumah dinas atau rumah negara di Indonesia diatur dalam PP Nomor 40 Tahun 1994 sebagaimana diubah dengan PP Nomor 31 Tahun 2005,  serta Perpres Nomor 11 Tahun 2008.

Baca Juga :  Massa DPN Demo Kantor PLN Tuntut Kompensasi Nyata

Secara garis besar aturannya:
1. Golongan I: Rumah jabatan untuk pejabat tertentu. Tidak boleh dialihkan atau dipindahtangankan.
2. Golongan II: Rumah untuk pegawai yang melekat pada instansi. Harus dikembalikan saat pensiun atau pindah tugas.
3. Golongan III: Rumah yang dapat dibeli oleh penghuni yang memenuhi syarat.

Larangan utama: Dilarang mengubah bentuk, memindahtangankan, atau menyewakan rumah dinas kepada pihak lain.
Kewajiban penghuni: Menjaga, merawat, membayar sewa dan utilitas, serta mengosongkan saat masa tugas berakhir.

Tuntutan Aktivis

HARI meminta Bank Mandiri Wilayah I Sumut segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Jika terbukti ada penyewaan tanpa dasar hukum, Nezar meminta BPK, Kejaksaan, dan Polri segera turun tangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Mandiri Wilayah I Sumut belum memberikan keterangan resmi.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah
BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:53 WIB

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah

Minggu, 8 November 2026 - 13:56 WIB

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Berita Terbaru