MEDAN, SSOL.ID- Driver ojek online (ojol) wanita yang merupakan tunarungu bernama Rossa Amelia (26) kehilangan motor usai ditabrak sopir angkot di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan. Setelah kejadian itu, Rossa mendapatkan bantuan sepeda motor.
Ketua Umum Gabungan Ojek Roda Dua Medan dan Sekitarnya (Godams), Agam Zubir mengatakan Rossa mendapatkan bantuan sepeda motor dari anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo.
“Tadi siang, rekan ojol kita yang tunarungu menerima bantuan dari salah satu anggota DPR RI, wakil rakyat dapil Sumut Ade Jona, dapat motor baru. Kita sangat berterima kasih. Jadi, bisa meringankan dan bisa buat dia semangat kembali untuk mencari nafkah,” kata Agam saat dikonfirmasi detikSumut, Senin (6/7).
Agam menyebut korban merupakan tulang punggung keluarganya. Motor yang dicuri pelaku itu memang digunakan korban untuk mencari nafkah untuk keluarganya.
Setelah ditabrak itu, korban mengalami luka-luka di tubuhnya. Kini, kata Agam, korban masih menjalani pemulihan di rumah.
“Jadi walaupun berkebutuhan khusus, beliau juga semangat,” sebutnya.
Meski begitu, pihaknya meminta pihak kepolisian Untuk segera menangkap kepolisian.
“Saya berharap kepolisian yang sudah dari awal meng-update ini, dapat segera menangkap pelakunya,” pungkasnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial terlihat seorang ojol perempuan tuna rungu menangis setelah ditabrak dari belakang oleh angkot nomor 103. Usai kecelakaan tersebut korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.
Sementara sepeda motor korban dititipkan ke kios salon terdekat saat korban dibawa ke rumah sakit.
Kemudian saat rekan korban hendak mengambil sepeda motor korban yang dititip ke salon, namun kendaraan korban tidak ada di lokasi yang dititipkan.
“Saat mau diambil sepeda motornya katanya sepeda motornya sudah di ambil orang yang mengaku keluarga,”ucap Agam.
Setelah dicek CCTV ternyata yang mengambil sepeda motor korban bukan keluarga korban, melainkan orang yang menolong korban dalam kecelaan tersebut yang mengambil sepeda motor korban dengan modus mengaku keluarga korban.
“Saat kita cek CCTV ternyata bukan keluarga korban,”pungkasnya.
Penulis : Yuli









