KPK Tegur Pemkab Deli Serdang: Rutin Gelar Bimtek di Hotel Keluarga Bupati, Waspada Benturan Kepentingan

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, SSOL.ID- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons keras sorotan publik terkait kebiasaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang yang rutin menggelar bimbingan teknis (Bimtek) dan berbagai pertemuan resmi di Hotel Brastagi Cottage, Kabupaten Karo. Hotel tersebut diduga merupakan milik keluarga Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan lembaga antirasuah melalui fungsi koordinasi dan supervisi telah melakukan pendampingan serta pengawasan terhadap seluruh pemerintah daerah, termasuk Pemkab Deli Serdang.

“Fungsi koordinasi supervisi, Mas,” ujar Budi saat dikonfirmasi Selasa (16/6/2026) malam.

*Teguran Keras Soal Benturan Kepentingan*
Pernyataan KPK muncul menyusul dugaan _conflict of interest_ atau benturan kepentingan. Sebab, anggaran negara/daerah yang dipakai untuk membayar sewa hotel, konsumsi, dan fasilitas Bimtek diduga mengalir ke usaha keluarga kepala daerah.

KPK mengingatkan prinsip dasar tata kelola pemerintahan.

“KPK memandang bahwa prinsip integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik mengharuskan setiap penyelenggara negara maupun pejabat publik untuk senantiasa mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi potensi benturan kepentingan dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangannya,” tegas Budi.

Baca Juga :  Disdik Sumut Siapkan 15 Posko Pengaduan dan Pelayanan SPMB

Belum Korupsi, Tapi Berisiko Tinggi

Budi meluruskan bahwa benturan kepentingan tidak otomatis berarti sudah terjadi tindak pidana korupsi. Namun KPK menilai kondisi ini adalah “risiko merah” yang harus diantisipasi sejak dini.

“Oleh karena itu, setiap pejabat publik perlu memastikan bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa maupun penggunaan anggaran daerah dilakukan secara transparan, akuntabel, serta mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Menurut KPK, potensi benturan kepentingan bisa memengaruhi objektivitas pengambilan keputusan, kewajaran harga sewa hotel, hingga kualitas pelaksanaan kebijakan publik.

Awal Mula Sorotan

Isu ini mencuat setelah Sekretaris Eksekutif Diagram Indonesia, Dr M Taufiq Hidayah Tanjung, meminta KPK turun tangan. Ia menyoroti kebiasaan Pemkab Deli Serdang yang berulang kali memilih Hotel Brastagi Cottage untuk kegiatan kedinasan.

Baca Juga :  Bobby Nasution Tekankan Pentingnya Peran LPS di Sumut, Untuk Nasabah dan Perbankan

Menanggapi itu, Budi mengajak masyarakat aktif mengawasi. “KPK juga mencermati setiap masukan dan perhatian masyarakat sebagai bagian dari partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

KPK Buka Kanal Pengaduan

Budi menegaskan, setiap dugaan tetap harus berdasar data, fakta, dan informasi yang bisa diverifikasi. Masyarakat yang memiliki informasi awal dugaan korupsi diminta melapor lewat kanal Pengaduan Masyarakat KPK.

“Setiap laporan yang masuk akan ditelaah dan diverifikasi lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam memperkuat sistem pencegahan dan penindakan korupsi di Indonesia,” tutupnya.

KPK meyakini pemberantasan korupsi tidak cukup lewat penindakan hukum. Penguatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas sejak tahap perencanaan kebijakan disebut jadi kunci agar uang rakyat benar-benar untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi/keluarga pejabat.

 

Penulis : Indah

Editor : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSPSI AGN Sumut Murka, T.M. Yusuf: Jangan Seret Nama SPSI Jadi Centeng PT Indobuildco
Wali Kota Tanjungbalai Lepas 138 Petugas, Targetkan Data Sensus Ekonomi 2026 Akurat untuk Fondasi Pembangunan
Fasilitas PT Agrinas di Labura Diduga Dibakar Massa
Tim Labfor Polda Sumut Olah TKP Penembakan Rumah Dinas Wabup Deli Serdang
Demo di Binjai Tolak Program MBG dan Kopdeskel
Demo Mahasiswa di Medan Paksa Truk TNI Putar Balik
Mahasiswa UNIMED Demo di Depan Gedung DPRD Sumut Bawa 10 Tuntutan
Pemkab Simalungun Canangkan Rp 4 Miliar untuk Rehab Gedung Islamic Center
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:15 WIB

KSPSI AGN Sumut Murka, T.M. Yusuf: Jangan Seret Nama SPSI Jadi Centeng PT Indobuildco

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:29 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Lepas 138 Petugas, Targetkan Data Sensus Ekonomi 2026 Akurat untuk Fondasi Pembangunan

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25 WIB

Fasilitas PT Agrinas di Labura Diduga Dibakar Massa

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tim Labfor Polda Sumut Olah TKP Penembakan Rumah Dinas Wabup Deli Serdang

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Demo di Binjai Tolak Program MBG dan Kopdeskel

Berita Terbaru

Daerah

Fasilitas PT Agrinas di Labura Diduga Dibakar Massa

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:25 WIB