Puluhan Mahasiswa Demo Di Depan Biro Rektor USU, Buntut Dari Di Periksanya Rektor USU Oleh KPK

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Puluhan Mahasiswa USU unjuk rasa di depan biro Rektor Universitas Sumatera Utara Jl. Dr Mansyur Medan usai Upacara Detik Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus, Minggu (17/8) yang langsung dihadiri Rektor Muryanto Amin. Aksi tersebut dilakukan buntut daridiperiksanya rektor mereka, Muryanto Amin oleh KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumut.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Sumatera Utara (USU) menyebut unjuk rasa di momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini sebagai aksi keprihatinan.

Korlap aksi, Jalaluddin Pulungan menyebut, pada tahun lalu, Rektor USU Muryanto Amin pernah dipanggil dan diperiksa Bawaslu atas dugaan cawe-cawenya dalam Pemilu 2024.

Baca Juga :  DRPD Sumut Sebut Sekolah Lima Hari Besutan Gubernur Bobby Perlu Dikaji Ulang

“Selaku praktisi akademisi tentu hal-hal seperti itu membuat kita sangat malu yaa, apalagi seorang rektor kampus sampai dipanggil KPK dalam kasus korupsi pembangunan jalan umum yang jauh dari wilayah kampus USU. Apa kira-kira hubungannya Rektor USU yang berada di Kota Medan dengan pembangunan jalan umum yang berada jauh dari Kota Medan dan Rektor USU bukan seorang insinyur teknik melainkan Ahli Politik. Kalaulah tadi Rektor USU sarjana teknik atau pembangunan tersebut dalam wilayah universitas mungkin masih bisa kita maklumi bersama,” kata Jalaluddin

Oleh karena itu, pihaknya dari mendesak Ketua Guru Besar dan Majelis Wali Amanat USU agar segera membuat sidang kode etik kepada Rektor Muryanto Amin.

Baca Juga :  Rangkap Jabatan Pj.Gubernur Papua Agus Fatoni Sebagai Komisaris PT Bank Sumut, Muhri Fauzi Hafiz Surati Gubsu dan OJK RI

Dalam kesempatan itu Jalaluddin Pulungan menyayangkan pihak keamanan kampus USU tidak mengizinkan mereka untuk berorasi menyampaikan kebebasan berpendapat usai upacara bendera sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dengan rekan-rekan media, bahkan sistem buka tutup pagar pintu masuk utama Universitas Sumatera Utara itu pun dilakukan sejak pukul 07.00 Wib.

“Di awal kita sudah mau melakukan aksi demo dengan membawa pengeras suara dan atribut pelengkap lainnya. Cuma pas sampai di lokasi tidak diizinkan pihak keamanan USU. Ini bukti nyata pembungkaman atas penyampaian aspirasi di Universitas Sumatera Utara,” tandas Jalaluddin.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabu Sumut Dukung FPAN, Siap Turun Aksi Desak BPJS Ketenagakerjaan Jalankan LHP Ombudsman
FORDIMKA Gelar Bukber, Pererat Silaturahmi Antara Pengurus dan Anggota
Pemkot Medan Anggarkan Rp 2,4 M untuk Beli Mobil Dinas Walkot-Wawalkot
Sekretariat DPRD Medan Anggarkan Rp 3,1 M untuk Beli 4 Unit Mobil
Menimipas Distribusikan 2.000 Paket Bansos di Medan Tuntungan
Toke Bangunan Tanpa PBG Rajawali Anggar Beking
Ramadhan Berbagi, Kemenimipas Salurkan 5.000 Paket Bantuan
Mahasiswa Prodi Hukum Pidana Islam STAIN Bagikan 100 Paket Minuman dan Gelar Buka Puasa Bersama
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:50 WIB

Prabu Sumut Dukung FPAN, Siap Turun Aksi Desak BPJS Ketenagakerjaan Jalankan LHP Ombudsman

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:09 WIB

FORDIMKA Gelar Bukber, Pererat Silaturahmi Antara Pengurus dan Anggota

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:03 WIB

Pemkot Medan Anggarkan Rp 2,4 M untuk Beli Mobil Dinas Walkot-Wawalkot

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:02 WIB

Sekretariat DPRD Medan Anggarkan Rp 3,1 M untuk Beli 4 Unit Mobil

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:56 WIB

Menimipas Distribusikan 2.000 Paket Bansos di Medan Tuntungan

Berita Terbaru

Berita

Jabidi Ritonga : Perkuat Solidaritas dan Kaderisasi NU

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:50 WIB