Kapolres Siantar Didesak Usut Tuntas Kasus Gurilla

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMATANG SIANTAR, SSOL.ID – Massa yang tergabung dalam Front Gerilyawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Pematangsiantar, Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (27/8/2026). Mereka mendesak Kapolres Pematangsiantar menuntaskan penanganan kasus yang berkaitan dengan konflik lahan di Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Front Gerilyawan merupakan gabungan sejumlah organisasi, yakni Sepasi, LMND, Gampar, PKPA, dan LBH Pematangsiantar. Dalam aksi tersebut, massa juga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menegakkan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), terutama terkait persoalan lahan di Gurilla.

Koordinator aksi, James Gultom, meminta Kapolres Pematangsiantar menemui massa untuk mendengarkan langsung tuntutan yang mereka sampaikan.

Baca Juga :  Walikota Sibolga Sebut Aliran Air PDAM Akan Segera Pulih

“Kami mau bicara langsung dengan Ibu Kapolres. Kami nggak bakal mundur sampai Ibu Kapolres temui kami,” teriak James dalam orasinya.

Selain persoalan tata ruang, massa juga menyoroti penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap warga Gurilla pada 2023. Mereka menilai terdapat ketimpangan dalam proses penegakan hukum karena laporan warga disebut dihentikan, sementara laporan dari pihak PTPN tetap diproses.

“Tahun lalu ada tiga laporan dari warga, tapi semua dihentikan. Tapi giliran laporan dari PTPN, hukum jalan terus. Kami tuntut perlindungan untuk warga Gurilla dan buka lagi berkas-berkas kami yang sempat ditutup,” ujar salah seorang orator, Yudha.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandi Riz Akbar, menemui massa dan menjelaskan penghentian perkara sebelumnya dilakukan karena kurangnya alat bukti dan petunjuk hukum.

Baca Juga :  Terungkap Bahwa Papan Informasi Proyek Aspal Jalan Tj Garbus II Sudah Ada di Pasang Sejak Awal

“Waktu itu, bukti atau petunjuk memang kurang,” kata Sandi.

Namun, ia menegaskan kepolisian tetap membuka peluang untuk melakukan gelar perkara khusus apabila ditemukan bukti baru yang dapat mendukung proses hukum.

“Kalau memang ada bukti baru yang kuat, silakan diserahkan ke kami. Kita bisa gelar perkara khusus. Tapi kalau nggak ada, aturan bilang perkara itu nggak bisa dibuka lagi,” ujarnya.

Sebelum membubarkan diri, massa meminta kepolisian menindaklanjuti tuntutan mereka dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Kapolres Pematangsiantar. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMI Madina Lantik Dewi Wahyuni Hasibuan Sebagai Ketua Umum KOHATI Periode 2026- 2027
Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina
Bekali Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Rantauprapat Perkuat 7 Sektor Program Pembinaan Kemandirian
Ikuti Rakor Aswakada Sumut, Wawako Tanjungbalai: Langkah Awal Tingkatkan Kontribusi Wujudkan Visi Kepala Daerah
Camat Patumbak Dinilai Tutup Mata, Jalan Pertahanan Gelap Gulita dan Berlubang Ancam Nyawa Warga
PTPN IV Regional I Salurkan Rp417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Deli Serdang Bidik Biomassa Jadi Sumber Energi dan Penggerak Ekonomi Desa
Wakil Bupati Deli Serdang Apresiasi Rakor Aswakada Sumut
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:01 WIB

HMI Madina Lantik Dewi Wahyuni Hasibuan Sebagai Ketua Umum KOHATI Periode 2026- 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Bekali Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Rantauprapat Perkuat 7 Sektor Program Pembinaan Kemandirian

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Ikuti Rakor Aswakada Sumut, Wawako Tanjungbalai: Langkah Awal Tingkatkan Kontribusi Wujudkan Visi Kepala Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Camat Patumbak Dinilai Tutup Mata, Jalan Pertahanan Gelap Gulita dan Berlubang Ancam Nyawa Warga

Berita Terbaru

Daerah

Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:55 WIB