MANDAILING NATAL, SSOL.ID – Dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Simpang Tolang Julu, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, kembali disorot. Dokumentasi lapangan memperlihatkan sejumlah bangunan darurat beratapkan terpal biru di kawasan berhutan yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang.
Sekretaris Generasi Muda (GM) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Mandailing Natal, Alfin Sahani, mendesak Satgas PETI bentukan Forkopimda turun langsung ke lokasi. Ia menilai penertiban tidak boleh berhenti pada rapat, razia sesaat, atau sekadar menutup lubang tambang.
“Satgas PETI jangan cuma ada namanya. Kalau sudah dibentuk, turun. Cek lokasinya, periksa izinnya. Kalau ilegal, tindak,” kata Alfin, Rabu (26/8).
Menurut dia, operasi yang hanya menyasar pekerja di lapangan tidak akan menyelesaikan persoalan. PETI, kata dia, memiliki mata rantai yang lebih panjang, mulai dari pemodal, pemilik alat, pemasok BBM dan logistik, pengangkut hingga penampung hasil tambang.
“Kalau mau berantas, jangan cuma kejar orang yang berdiri di lubang. Cari siapa yang modalin, siapa yang pasok dan siapa yang nampung. Putus dari hulu sampai hilir,” ujarnya.
Sorotan dari Simpang Tolang
Alfin meminta kondisi di Simpang Tolang Julu diverifikasi secara terbuka. Menurut dia, keberadaan bangunan dan sarana pendukung tambang di kawasan berhutan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.
Dugaan Oknum Berseragam Polisi Militer (PM)
Alfin meminta aparat menindaklanjuti informasi mengenai dugaan keterlibatan Batu oknum berseragam PM yang disebut-sebut membekingi aktivitas PETI di Simpang Tolang.
Menurutnya, informasi itu jangan dibiarkan menjadi rumor tanpa kepastian.
“Kalau ada laporan, periksa. Kalau terbukti, proses. Kalau tidak terbukti, sampaikan juga kepada publik. Jangan masyarakat dibiarkan bertanya-tanya,” ujarnya.
Bagi Alfin, penegakan hukum tidak boleh berhenti karena atribut, jabatan ataupun latar belakang seseorang.
“Siapa pun yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab. Hukum jangan tajam ke bawah, tumpul ke atas,” katanya.
Penulis : HNS
Editor : Yuli
Penulis : HNS
Editor : YULI









