MEDAN, SOL.ID – Banjir kembali merendam Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Senin 24/8/2026. Ketinggian air mencapai 3 meter akibat luapan Sungai Deli. Ratusan warga bantaran sungai mengungsi ke loteng rumah dan ruko.
Warga menyebut pola banjir kini tak bisa diprediksi. “Bulan kemarin bisa 4-5 kali. Seminggu 3 kali. Tidak ada hujan pun banjir,” kata Mardiwal, warga Sei Mati.
Kepala Lingkungan 9, Rozy, menyebut kedalaman Sungai Deli menyusut sejak 2025. Endapan lumpur dan pasir membuat air mudah meluap. Pada November 2025, air bahkan mencapai atap rumah.
Warga meminta pemerintah segera mengeruk Sungai Deli dan membangun bronjong. “Kami minta sungai ini dikorek. Tanahnya rendah dan dekat permukiman,” ujar Rozy. Ini banjir terparah di Sei Mati sepanjang Agustus 2026.
Penulis : Dt. Arifin









