PEMATANG SIANTAR, SSOL.ID– Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke UPT Dinas Sosial Panti Sosial Lanjut Usia, Tuna Rungu, Tuna Wicara, dan Tuna Wisma di Jalan Sisingamangaraja No. 68, Pematang Siantar, Jumat (31/7/2026).
Hasilnya, para anggota dewan menemukan kondisi sarana prasarana panti dalam keadaan memprihatinkan dan mengalami “darurat anggaran”.
Gedung Rusak dan Tidak Layak
Rombongan Komisi E yang dipimpin Ketua Drs. H. Muhammad Subandi, ST, MM didampingi Wakil Ketua Dr. dr. Hj. Meriahta Sitepu, MKM, langsung meninjau fasilitas panti.
Mereka melihat gedung tempat tinggal lansia putra dan putri, ruang makan, ruang pertemuan, serta ruang pelatihan keterampilan kayu dan menjahit dalam kondisi rusak. Atap seng bocor, lantai dan dinding sudah tidak layak, serta minim perabot seperti tempat tidur, lemari, dan penerangan.
“Tidak layak,” ujar anggota Komisi E usai melihat kondisi di lapangan.
Komisi E menilai panti yang berada di bawah binaan Kementerian Sosial RI dan Pemprov Sumut ini harus segera dibenahi.
Kepala UPT: Anggaran Kosong
Kepala UPT Dinas Sosial Panti Sosial Pematang Siantar Aziz Rkt mengatakan, saat ini panti mengalami “keadaan darurat anggaran”.
“Padahal kami panti sosial binaan Kementerian Sosial dan Provinsi Sumatera Utara. Tetapi anggaran kosong, di APBN maupun di APBD Provinsi Sumatera Utara,” kata Aziz.
Akibatnya, operasional untuk uang makan, uang obat, kegiatan pembinaan, hingga gaji petugas pembantu terhambat.
Komisi E Dorong Percepatan Anggaran
Ketua Komisi E Muhammad Subandi menegaskan hasil temuan ini akan segera dibawa ke Rapat Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumut dan diteruskan ke DPR RI Komisi yang membidangi kesejahteraan sosial.
“Ini amanah Pasal 34 UUD 1945 tentang pemeliharaan fakir miskin dan penyediaan fasilitas pelayanan umum yang layak. Negara harus bertanggung jawab penuh,” kata Subandi.
Komisi E juga mengapresiasi kreativitas warga binaan yang menyambut kedatangan dengan tarian budaya dan menyuguhkan kopi sanger buatan sendiri.
Rombongan Komisi E yang hadir di antaranya: dr. Mustafa Kamil Adam, Muhammad Ziad Ananta, Mikail T. Parlindungan Purba, Muhammad Rahmaddian Shah, Damaria Pangaribuan, Meryl Rauli Be Saragih, Rahmansyah Sibarani, Fatimah, Fajri Akbar, dan Edi Surahman Sinuraya.
Penulis : Nurleli
Editor : Bahrum Nasution









