Pemkot Tanjungbalai Siap Jatuhkan Sanksi Tegas ke Guru PPPK Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI, SSOL.ID– Pemerintah Kota Tanjungbalai menegaskan akan menindak tegas oknum Aparatur Sipil Negara atau ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK yang diduga terlibat dalam kasus pencabulan anak.

Kasus yang kini ditangani Polres Tanjungbalai itu menyeret seorang guru berinisial AIK yang bertugas di salah satu SD di Kecamatan Teluk Nibung.

Penegasan itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Sutrisno Hadi, Balai Kota Tanjungbalai, Kamis (23/7/2026). Hadir Inspektur Daerah Indra Halomoan Nasution, Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting, dan Kepala BKPSDM Ahmad Suang Kupon.

Inspektur Daerah Indra Halomoan Nasution mengatakan, penanganan kasus ini dibagi sesuai kewenangan. Aspek hukum ditangani aparat penegak hukum, sementara aspek disiplin dan perilaku ASN ditangani instansi terkait.

Baca Juga :  Pekerja di RSU Tanjung Selamat Padang Tualang Tak Digaji Selama 7 Bulan, Kontrak Pun Diputus

“Yang bersangkutan merupakan ASN PPPK. Dalam hal ini Inspektorat akan menyesuaikan hasil dari Dinas Pendidikan. Disdik harus lebih dulu melakukan penanganan dan klarifikasi,” kata Indra.

Hasil Klarifikasi Awal Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting menjelaskan, laporan awal dari Kepala Sekolah diterima Disdik pada akhir Juni 2026. Saat itu kasus disebut tidak melibatkan langsung guru AIK.

Namun belakangan nama AIK disebut-sebut warga terkait perannya dalam dugaan kasus yang dilakukan suaminya. Pihak Disdik kemudian memanggil keluarga korban dan guru AIK.

Baca Juga :  Banjir Rendam Komplek Perkantoran Bupati Sergai

“Hasil klarifikasi dari guru tersebut, ia menyatakan tidak melakukan apa yang dituduhkan. Sampai tahap ini kami belum bisa menyimpulkan. Namun karena meresahkan masyarakat, kami sudah berkoordinasi dengan BKPSDM untuk proses selanjutnya,” ujar Bukhori.

Kepala BKPSDM Ahmad Suang Kupon membenarkan AIK berstatus PPPK Paruh Waktu. Ia menyebut, langkah selanjutnya adalah pemeriksaan oleh Inspektorat.

“Jika terbukti bersalah, yang bersangkutan bisa dikenakan sanksi disiplin. Sanksi terberatnya adalah pemecatan,” kata Kupon.

Untuk diketahui, kasus ini saat ini ditangani Polres Tanjungbalai. AIK bersama suaminya sudah diamankan pihak kepolisian.

 

Penulis : Herman Chan

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Siapkan Anggaran Provinsi untuk Pembangunan Jalan Desa Mulai 2027
Petani Deli Serdang Bisa Hemat Rp1 Juta per Hektare Lewat Alsintan Gratis
Bupati Deli Serdang Tinjau SMP Negeri 1 Bangun Purba, Inventarisasi Kebutuhan Fasilitas Sekolah
9 Bedah Rumah di Tanjung Morawa Diserahkan, Asri Ludin Tambunan : Hak Milik Diberikan dan PBB Nol Rupiah
Rumah Buruh Cuci Dibedah, 2 Anaknya Diberikan Pekerjaan oleh Asri Ludin Tambunan
Resmi Dikukuhkan! H. Ikhwanuddin Nasution Ketua MUI Simalungun 2026-2031
Bupati Sergai dan Kajati Sumut Tekankan Integritas Aparatur untuk Cegah Korupsi
Raih Lima Penghargaan HKG PKK Sumut 2026, Lima Desa di Deli Serdang Terima Hadiah Kambing
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:45 WIB

Petani Deli Serdang Bisa Hemat Rp1 Juta per Hektare Lewat Alsintan Gratis

Rabu, 4 November 2026 - 23:41 WIB

Bupati Deli Serdang Tinjau SMP Negeri 1 Bangun Purba, Inventarisasi Kebutuhan Fasilitas Sekolah

Rabu, 4 November 2026 - 13:03 WIB

9 Bedah Rumah di Tanjung Morawa Diserahkan, Asri Ludin Tambunan : Hak Milik Diberikan dan PBB Nol Rupiah

Rabu, 4 November 2026 - 13:01 WIB

Rumah Buruh Cuci Dibedah, 2 Anaknya Diberikan Pekerjaan oleh Asri Ludin Tambunan

Rabu, 4 November 2026 - 07:21 WIB

Resmi Dikukuhkan! H. Ikhwanuddin Nasution Ketua MUI Simalungun 2026-2031

Berita Terbaru