Dukung Wisata Danau Toba, Pembangunan Tol Sinaksak-Simpang Panei Segera Rampung

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID –PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) dengan total panjang 103,52 km.
Dari enam ruas jalan tol ini, Hamawas telah mengoperasikan Seksi 1 hingga Seksi 3 serta sebagian seksi 4 yang menghubungkan Tebing Tinggi-Dolok Merawan-Sinaksak sepanjang 90,63 km dan menyisakan segmen Sinaksak-Simpang Panei sepanjang 13 km yang masih konstruksi.

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, mengatakan saat ini Hamawas tengah menyelesaikan pembangunan Seksi 4 Dolok Merawan-Pemantangsiantar segmen Sinaksak-Simpang Panei sepanjang 13 km.

“Hingga Juli 2025, progress pembangunan Seksi 4 sudah mencapai 99,19 persen dan diharapkan ruas tol ini dapat dioperasikan secara fungsional pada momen Natal 2025 dan Tahun baru 2026,” ujar Dindin, Jumat (18/7).

Dindin juga mengatakan jika selesai semuanya, ruas tol Kutepat yang juga merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) akan memangkas waktu tempuh dari Medan menuju Danau Toba yang semula enam jam menjadi hanya dua jam.

“Jalan tol ini tidak hanya meningkatkan efisiensi perjalanan, tetapi juga memperbesar peluang kunjungan wisatawan ke Danau Toba, baik domestik maupun mancanegara. Peningkatan jumlah wisatawan itu akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal, serta memberikan manfaat bagi sejumlah sektor seperti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hotel, restoran, dan para pelaku industri kreatif,” imbuh Dindin.

Baca Juga :  Jambore Pramuka Deli Serdang 2025 Ditutup

Lebih lanjut, Dindin menambahkan sebagai danau vulkanik terbesar di dunia, pengembangan akses dan infrastruktur menuju Danau Toba tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan serta memperhatikan nilai ekologis dan budaya yang tinggi sehingga pengembangan kawasan wisata tetap ramah lingkungan serta melibatkan masyarakat lokal.

“Keterlibatan masyarakat setempat tidak hanya penting untuk menjaga identitas budaya di kawasan tersebut, tetapi juga untuk memastikan manfaat ekonomi dari pariwisata dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar,” pungkas Dindin.

Keberlanjutan pembangunan ruas tol Kutepat pada Seksi 4 Dolok Merawan-Pematangsiantar diharapkan mampu menjadi game changer dalam memudahkan distribusi logistik yang efisien dan pengembangan kawasan industri, serta di Sumatera Utara.

Baca Juga :  Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (UGG), Azizul Kholis, mengatakan pihaknya sangat mendukung keberlanjutan ruas tol yang akan memberikan dampak positif bagi Toba Caldera sebagai Geopark yang diakui oleh UNESCO, karena infrastruktur menjadi salah satu pilar utama untuk kemajuan pariwisata.

“Jika tidak didukung oleh pembangunan infrastruktur, para wisatawan akan kesulitan menuju kawasan pariwisata, khususnya Danau Toba,” ujar Azizul

Azizul juga mengatakan pengoperasian beberapa seksi di ruas jalan tol ini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di seluruh kawasan Danau Toba, seperti yang telah dicapai Kabupaten Samosir.

“Hanya dalam waktu satu bulan, selama liburan Juni-Juli 2025, Kabupaten Samosir berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 887 juta. Maka dari itu, Percepatan pembangunan dan konektivitas tidak hanya mempercepat mobilitas, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat yakni menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan UMKM, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” ujar Azizul Kholis. rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal “Surat Kembar” Sekda Padangsidimpuan Mencuat, Pelantikan Sekdako Padang Sidempuan ” Cacat” 
Cathlab, Perkuat Layanan Jantung dan Pembuluh Darah di Sergai
Bupati Sergai Perintahkan Inspektorat Periksa Seluruh Korwil Pendidikan
Poldasu Bongkar Tambang Emas Ilegal di Madina, 17 Orang Diamankan dan 12 Eskavator Disita
Jalinan Silaturahmi dan Kekeluargaan, Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Buka Puasa Bersama DPD Partai Demokrat Sumut
Setahun Menjabat, Warganet Beri Rapor Merah untuk Pemkab Langkat
MWC NU Bukit Malintang Semarakkan Ramadan dengan Kegiatan “NU Berbagi” dan Pembagian Takjil
Polres Tapsel, Terima 3 Laporan Tambang Emas PT AR
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:38 WIB

Skandal “Surat Kembar” Sekda Padangsidimpuan Mencuat, Pelantikan Sekdako Padang Sidempuan ” Cacat” 

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:24 WIB

Bupati Sergai Perintahkan Inspektorat Periksa Seluruh Korwil Pendidikan

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:03 WIB

Poldasu Bongkar Tambang Emas Ilegal di Madina, 17 Orang Diamankan dan 12 Eskavator Disita

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:04 WIB

Jalinan Silaturahmi dan Kekeluargaan, Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Buka Puasa Bersama DPD Partai Demokrat Sumut

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:54 WIB

Setahun Menjabat, Warganet Beri Rapor Merah untuk Pemkab Langkat

Berita Terbaru