Solar Langka di Jalinsum, Perjalanan Bus Medan-Jakarta Molor Jadi 4 Hari

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– Kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) bikin sengsara sopir dan penumpang bus. Perjalanan Medan – Jakarta yang biasanya 3 hari 3 malam, kini molor jadi 4 hari 4 malam bahkan lebih.

Humas PT ALS, Alwi Matondang, menyebut antrean solar terjadi dari ujung Lampung sampai ujung Sumatera Utara.

“Kami antre itu mulai terjadi dari ujung Lampung sampai ujung Sumatera Utara. Sepanjang lintas Sumatera, sampai Medan antre minyak. Paling cepat 4 jam, bahkan setelah antre juga tidak dapat,” ujar Alwi di Terminal ALS Amplas, Minggu (12/7/2026) malam.

Biaya Bengkak, Sopir Terpaksa Beli Eceran

Akibat kelangkaan ini, biaya operasional bus membengkak. Waktu tempuh juga bertambah. Padahal tarif ongkos belum dinaikkan.

Baca Juga :  Menteri Imipas Diminta Copot Ka Rutan Kelas I A Medan

Yang lebih parah, sopir terpaksa beli solar eceran di pinggir jalan karena SPBU kosong.
“Kalau antisipasi, terpaksa beli yang ketengan di pinggir jalan karena tidak mungkin menelantarkan penumpang. Kerap terjadi di SPBU-nya kosong, tapi di depannya ada jualan,” kata Alwi.

Ia khawatir kualitas solar eceran. “Kadang ada campurannya, apalah itu namanya sehingga berpengaruh ke mesin,” ucapnya.

Alwi juga menyoroti perbedaan di Jawa. “Sepanjang lintas Jawa itu, nggak ada kendala di SPBU. Tapi ketika kita setelah nyebrang, mulai dari Lampung sampai ke Medan itu semua bermasalah,” keluhnya.

Baca Juga :  Kajatisu berserta Kapoldasu Sambut Kunker Komisi III DPR -RI

Kondisi ini sudah berlangsung 3 bulan terakhir dan membuat perusahaan, sopir, hingga penumpang resah.

Pertamina: Tambah 15 Mobil Tangki

Menanggapi hal itu, Area Manager Communication Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, memastikan distribusi terus dioptimalkan.

“Sebagai upaya percepatan, kami telah menambah 15 unit mobil tangki dan 30 AMT bantuan untuk mendukung penyaluran BBM dari Fuel Terminal Medan ke SPBU di berbagai wilayah Sumatera Utara,” ungkapnya.

Pertamina juga mengaku terus monitoring stok dan memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang membutuhkan. Terutama di tengah meningkatnya konsumsi saat libur sekolah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena distribusi terus kami optimalkan,” pungkasnya.

 

Penulis : Samsuwir

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Robi Nasution Minta Bupati Madina Jadikan OTT KPK di Sumut sebagai Alarm Pengawasan Seluruh OPD
8 Wilayah di Medan Kota Padam Listrik 4 Jam Hari Ini, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan
Dirut PPSU Angkat Bicara Terkait Harga Tiket Masuk Yang Mahal
Sering Menahan Buang Air Kecil Picu 4 Gangguan Kesehatan
Bianglala di Deli Serdang Berhenti Mendadak, 30 Orang Dievakuasi
Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul
Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan
Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:19 WIB

Robi Nasution Minta Bupati Madina Jadikan OTT KPK di Sumut sebagai Alarm Pengawasan Seluruh OPD

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

8 Wilayah di Medan Kota Padam Listrik 4 Jam Hari Ini, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:54 WIB

Solar Langka di Jalinsum, Perjalanan Bus Medan-Jakarta Molor Jadi 4 Hari

Senin, 13 Juli 2026 - 10:20 WIB

Dirut PPSU Angkat Bicara Terkait Harga Tiket Masuk Yang Mahal

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

Sering Menahan Buang Air Kecil Picu 4 Gangguan Kesehatan

Berita Terbaru