Sering Menahan Buang Air Kecil Picu 4 Gangguan Kesehatan

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID— Kebiasaan menahan buang air kecil yang kerap dianggap sepele ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan saluran kemih hingga ginjal.

Konsultan urologi di Manipal Hospital India, Dr. Ankit Sharma, menjelaskan kandung kemih dirancang untuk menampung urine dalam kapasitas tertentu. Saat penuh, saraf akan mengirim sinyal ke otak agar segera buang air kecil.

Namun jika sinyal itu terus diabaikan, sejumlah gangguan dapat muncul.

4 Risiko Menahan Pipis Terlalu Sering

1. Otot kandung kemih melemah
Kandung kemih bersifat elastis. Jika dipaksa menahan urine secara terus-menerus, dinding kandung kemih dapat meregang berlebihan dan kehilangan elastisitas. Akibatnya kemampuan berkontraksi saat mengeluarkan urine menurun.

Baca Juga :  Kajari Asahan Ikuti Musrenbang Kejaksaan RI, Perkuat Transformasi Digital Menuju Indonesia

2. Infeksi saluran kemih (ISK)
Otot yang melemah membuat urine tidak keluar tuntas. Sisa urine menjadi tempat bakteri berkembang biak sehingga meningkatkan risiko ISK.

3. Gangguan ginjal
Kandung kemih yang terlalu penuh dapat menyebabkan urine mengalir kembali ke ginjal melalui ureter. Kondisi ini disebut reflux dan berisiko memicu infeksi ginjal hingga penurunan fungsi organ.

Baca Juga :  IMA Madina Pekanbaru Desak Kapolres Mandailing Natal Copot Kapolsek Muara Batang Gadis

4. Kandung kemih overaktif
Menahan pipis mengganggu koordinasi otak dan kandung kemih. Penderita berisiko mengalami Overactive Bladder (OAB) dengan dorongan buang air kecil tiba-tiba dan sangat sering meski volume urine sedikit.

Anjuran Dokter
Dr. Sharma menyarankan untuk buang air kecil setiap 3-4 jam sekali. Jangan menunggu hingga rasa ingin buang air kecil sangat mendesak.

Jika muncul gejala nyeri perut bawah, anyang-anyangan, atau urine keruh, segera periksakan ke dokter.

Penulis : Yusup Sani

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat
KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD
LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar
Sukses Dan Meriah Harmoni Milad 27 Th Pendawa Miliki Nilai Persaudaraan Yang Kokoh
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB